GARUT SUARA - Ini sebuah kisah pilu sekaligus inspiratif dari pedalaman Desa Cigaleuh, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka, Jawa barat.
Panggilan akrabnya Neng Resi, sejak usia remaja ia harus menerima kenyataan pahit, ditinggalkan ayah tercintanya untuk selamanya.
Sepeninggalan sang, ayah, Neng Resi harus berjuang bersama ibunya untuk merawat eberapa adiknya yang masih kecil.
Untuk menyambung hidupnya serta membiayai hidup keluarganya juga dirinya agar tetap bisa sekolah, gadis manis berhijab syar'i ini harus bekerja banting tulang.
Selain berjualan keliling, Neng Resi juga tak canggung untuk membantu ibunya bekerja menjadi buruh di sawah.
Seiring berjalannya waktu, perjuangan Neng Resi terus berlanjut. Gadis anggun ini melanjutkan pendidikan nya di pesantren Cipasung.
Di samping itu, berkat kecerdasannya Ia berhasil menyelesaikan kuliah dan meraih gelar sarjana S1 di salah satu Universitas di Tasikmalaya.
Setelah meraih gelar sarjana, Neng Resi kembali ke kampung halamannya. Gadis bertubuh semampai ini tak henti berjuang,.
Dengan ilmu yang didapat dari pesantren dan kampus di Tasikmalaya ia amalkan di kampungnya.
Baca Juga: Demi Wujudkan Pengembangan Peternakan, Kementan dan Kemenkop UKM Tanda Tangan Kerja Sama
Aktivitas sehari-hari nya disibukan dengan hal positif dan penuh kesungguhan. Selain piawai mengajar ngaji anak-anak, gadis cantik ini juga kerap berceramah dari kampung ke kampung.
Untuk menjalankan aktivitas keseharian nya, seperti berdakwah dan mengajar, Neng Resi harus berjalan kaki hingga menyewa motor untuk bisa menempuh perjalan di perkampungan pinggiran.
Itulah sekelumit kisah inspiratif Ustadzah muda yang tinggal di rumah tua yang tak jauh dari bantaran Sungai Citinggar Majalengka.
KIsah Neng Resi ini telah diunggah beberapa kali oleh pemilik akun Rahmat Chanel di kanal YouTube.
Sontak saja, ratusan ribu komentar simpatiik dari viewer memenuhi kolom komentar di akun Rahmat Chanel.
Bahkan, dari unggahan terbarunya. Rahmat Chanel mengunggah suaaana mengharukan di halaman rumah Neng Resi.
Saat itu, sang YouTubeber menyerahkan 1 unit motor matic baru y dihadiahkan untuk Neng Resi.
Motor baru tersebut menurut sang YouTubeber merupakan titipan sedekah dari salah seorang dermawan dari negeri jiran Malaysia.
"Motor ini merupakan hadiah atau sedekah titipan saudara kita dari Malaysia yang juga subscribers Chanel saya," tutur Rahmat.
Mendapat hadiah motor baru. Sontak saja Neng Resi bersama keluarganya serempak melakukan sujud syukur.
Suasana haru bahagian pun tak terhindarkan memenuhi halaman rumah Neng Resi yang teramat sederhana itu.
"Alhamdulillah, yaa Allah'. Jazakalloh terimakasih untuk bapak yang di Malasia, pa Rahmat juga semuanya yang telah peduli membantu keluarga kami," tutur Neng Resi, seray terisak-isak menahan tangis. (*)
Editor: Farhan