SUARA GARUT - Bupati Garut, Rudy Gunawan mengingatkan warganya yang akan berangkat ke tanah suci untuk beribadah haji agar menjaga kesehatan.
Menurutnya, saat ini cuaca di Arab sedang panas ekstrim perbedaan cuaca dengan Indonesia bisa saja menjadi penghalang bagi jemaah.
Karena cuaca yang panas, ia berpesan kepada para jamaah haji untuk tidak meminum minuman yang bisa memberikan dampak terhadap kesehatan jamaah haji.
Selain itu, Rudy juga berpesan untuk tidak meninggalkan _name tag_ selama menjalankan ibadah haji di tanah suci Mekah, maupun ketika melakukan kegiatan di tempat lainnya.
"Karena dengan gelang itu ( _name tag_) memberikan kepastian Bapak Ibu kalau tersesat akan kembali lagi di mana kita berada di Madinah maupun di Mekah," ungkapnya.
Ia berharap ke depannya kuota haji untuk Kabupaten Garut bisa lebih banyak lagi, dan juga pelayanan untuk jemaah haji Kabupaten Garut bisa lebih baik lagi.
Untuk tahun ini sendiri, sekira 1.938 warga Kabupaten Garut berangkat menunaikannya kan ibadah haji ke tanah suci Mekah, dan terbagi ke dalam 6 kloter dan II gelombang.
Berikut kloter pemberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Garut :
1. Kloter 1 Gelombang I tanggal 23 Mei 2023 berangkat dari Pendopo Garut Pukul 03.15 WIB
2. Kloter 14 Gelombang I tanggal 28 Mei 2023 berangkat dari Pendopo Garut Pukul 13.00 WIB
3. Kloter 44 Gelombang II tanggal 9 Juni 2023 berangkat dari Pendopo Garut Pukul 01.00 WIB
4. Kloter 54 Gelombang II tanggal 13 Juni 2023 berangkat dari Pendopo Garut Pukul 03.15 WIB
5. Kloter 68 Gelombang II tanggal 19 Juni 2023 berangkat dari Pendopo Garut Pukul 14.00 WIB
6. Kloter 69 Gelombang II tanggal 20 Juni 2023 berangkat dari Gedung Pendopo Garut Pukul 13.00 WIB.(*)
Baca Juga: Jangan Sampai Tutup Lagi, Ini 5 Manfaat Beli Buku Langsung ke Tokonya