4 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas: Tips Hemat dan Efektif

Suara Garut

Kamis, 29 Juni 2023 | 15:04 WIB
4 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas: Tips Hemat dan Efektif
Cara efektif menyimpan daging kurban agar tetap segar tanpa pakai kulkas. (Foto: pixabay.com)

SUARA GARUT - Setiap tahun, umat Muslim di seluruh dunia merayakan Hari Raya Idul Adha dengan menyembelih hewan kurban

Hasil dari penyembelihan ini adalah daging yang perlu disimpan dengan baik agar tetap segar dan tahan lama. 

Namun, tidak semua orang memiliki akses ke kulkas atau tempat penyimpanan yang memadai. 

Untuk itu, kami akan membagikan empat cara menyimpan daging kurban tanpa kulkas yang hemat dan efektif. Simak tips berikut ini!

1. Metode Pengawetan dengan Garam

Salah satu cara paling tradisional untuk menyimpan daging tanpa kulkas adalah dengan menggunakan garam. Caranya cukup sederhana, yaitu dengan mencuci dan membersihkan daging kurban secara menyeluruh, kemudian gosokkan garam secukupnya ke seluruh permukaannya. 

Setelah itu, bungkus daging dengan kain bersih atau kantung plastik kedap udara, lalu simpan di tempat yang sejuk dan kering. Garam akan membantu menghambat pertumbuhan bakteri dan memperpanjang umur simpan daging.

2. Pengeringan atau Pengasapan

Metode pengeringan atau pengasapan juga merupakan cara efektif untuk menyimpan daging kurban tanpa kulkas. Setelah membersihkan dan memotong daging menjadi potongan-potongan kecil, Anda bisa menggantungnya di tempat yang terlindungi dari serangga dan sinar matahari langsung. 

baca juga

Biarkan daging mengering secara alami, dan pastikan udara dapat mengalir dengan baik. Alternatifnya, Anda juga bisa menggunakan metode pengasapan dengan membakar kayu yang memiliki aroma harum, seperti cengkeh atau kayu manis, untuk memberikan rasa khas pada daging.

3. Pembekuan dalam Es Batu atau Air Dingin

Jika Anda memiliki akses ke es batu atau air dingin, metode pembekuan adalah cara yang efektif untuk menyimpan daging kurban. Potong daging menjadi ukuran yang sesuai dan bungkus dengan rapat menggunakan plastik pembungkus makanan. 

Kemudian, letakkan daging yang sudah dibungkus dalam wadah yang tahan air, seperti kotak plastik atau kantung plastik kedap udara. Selanjutnya, letakkan wadah tersebut di dalam es batu atau dalam wadah berisi air dingin. Pastikan suhu air atau es batu tetap rendah agar daging tetap segar dan aman dari pertumbuhan bakteri.

4. Metode Pengawetan dengan Minyak Goreng

Metode terakhir yang bisa Anda coba adalah pengawetan dengan minyak goreng. Setelah membersihkan daging, rebus daging dalam air mendidih selama beberapa saat untuk membunuh bakteri yang ada. Kemudian, tiriskan dan biarkan daging dingin. 

Setelah dingin, rendam daging dalam minyak goreng dalam wadah kedap udara. Pastikan daging benar-benar terendam oleh minyak. Metode ini membantu menjaga kelembaban daging dan menghambat pertumbuhan bakteri.

Pilihlah metode yang sesuai dengan kondisi dan ketersediaan sumber daya Anda. Dengan melakukan cara-cara ini, Anda dapat memanfaatkan daging kurban secara maksimal dan menghindari pemborosan. (*)

Editor: Firman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

6 Bahaya Terlalu Banyak Mengonsumsi Daging bagi Tubuhmu, Berat Badan Naik!

6 Bahaya Terlalu Banyak Mengonsumsi Daging bagi Tubuhmu, Berat Badan Naik!

Your Say | Kamis, 29 Juni 2023 | 13:57 WIB

Libur Idul Adha, Dishub DIY Rekayasa Arah Masuk Malioboro

Libur Idul Adha, Dishub DIY Rekayasa Arah Masuk Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Juni 2023 | 13:50 WIB

Benarkah Daging Kambing Meningkatkan Kolesterol? Cek Kadarnya Berikut

Benarkah Daging Kambing Meningkatkan Kolesterol? Cek Kadarnya Berikut

Health | Kamis, 29 Juni 2023 | 13:45 WIB

Terkini

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas

Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 19:45 WIB

Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan

Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai

Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 19:27 WIB

Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita

Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita

Sumsel | Senin, 22 Juni 2026 | 19:27 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja

Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 19:25 WIB