garut

Sejarah Panjang Kantor Disparbud Garut, Sempat Jadi Rumah Tuan Baron hingga Dihuni Makhluk Astral

Suara Garut Suara.Com
Rabu, 19 Juli 2023 | 09:43 WIB
Sejarah Panjang Kantor Disparbud Garut, Sempat Jadi Rumah Tuan Baron hingga Dihuni Makhluk Astral
Penampakan Kantor Disparbud yang berlokasi di kawasan Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. (Dok. Disparbud Garut)

SUARA GARUT - Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut adalah salah satu kantor Pemerintah Kabupaten Garut yang hingga saat ini masih mempertahankan arsitektur klasik.

Kantor Disparbud yang berlokasi di kawasan Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut memiliki sejarah panjang. 

Menurut catatan, bangunan Kantor Disparbud Garut telah dibangun pada masa kolonial Hindia Belanda pada tahun 1910an.

Awalnya bangunan Kantor Disparbud Garut ini merupakan rumah tinggal seorang juragan penguasa perkebunan Dayeuh Manggung, masyarakat saat itu menyebutnya Tuan Baron.

Seiring berjalannya waktu, pascazaman kemerdekaan Indonesia bangunan ini dijadikan Kantor Wilayah 1 Garut Kota.

Pada tahun 1974 kemudian berubah menjadi Kantor Pembantu Gubernur Wilayah Priangan Timur. Kemudian, di tahun 1992 dijadikan kantor Dinas Pendapatan Kabupaten Garut.

Baru sekitar tahun 2000an bangunan tersebut dijadikan Kantor Disparbud Kabupaten Garut.

Menurut Sekretaris Disparbud Kabupaten Garut, Drs Ma'mun, selain memiliki sejarah panjang, bangunan ini juga sempat membuat heboh karena kisah mistis di dalamnya.

"Selain memiliki sejarah panjang, kantor Disparbud ini juga sempat membuat heboh karena dihuni makhluk astral. Ini kisah nyata, ada beberapa pegawai yang mengaku sempat menemukan hal aneh di kantor ini," ungkap Ma'mun saat dijumpai garut.suara.com baru-baru ini.

Baca Juga: Tak Dahulukan Kompetensi, Analis Sebut Pelantikan Budi Arie Jadi Menkominfo karena Bantu Menangkan Jokowi di Pilpres

Menurut Ma'mun, bangunan kantor Disparbud dengan arsitektur klasiknya hingga saat ini dipelihara dengan baik untuk menjaga nilai sejarahnya.

"Ya, bangunannya dirawat dengan baik, ini untuk menjaga nilai sejarahnya. Kita hanya merenovasi sebagain kecil bagian bangunannya saja," kata Ma'mun. (*)

Editor: Firman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI