SUARA GARUT - Setidaknya terdapat 2,3 juta tenaga honorer seluruh Indonesia sudah terdata dalam data best Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Akan tetapi, jumlah data tenaga honorer tersebut, diluar prediksi Deputi SDM Aparatur kemenpan RB Alex Denni.
Menurut Alex Denni, perkiraan jumlah tenaga honorer di akhir tahun 2022, sebanyak 400 ribu-an.
Namun, kata Alex Denni, jumlah data honorer yang masuk data best mencapai 2,3 juta orang.
Hal tersebut diluar expektasi Deputi SDM Aparatur Kemenpan RB Alex Denni.
Bagaimana tidak, dia memprediksi hanya 400 ribua-an, yang muncul dan masuk data best faktanya mencapai angka 2,3 juta orang.
Tentu, dengan jumlah sebanyak itu, cukup mengejutkan Kemenpan RB, khusunya Deputi SDM Aparatur.
Data sebanyak itu, menurut Alex Denni, mayoritas bekerja pada instansi daerah.
Menyikapi kondisi data best honorer yang meledak, Badan pengawas pemeriksa keuangan dan pembangunan (BPKP) akan mengaudit keabsahan dak keakuratan data.
Deputi SDM Aparatur memastikan, beberapa sample mengindikasikan adanya data tenaga honorer yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
Meski begitu, sesuai perintah presiden Jokowi, pihaknya akan mengamankan data tenaga honorer agar tidak mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. (*)