SUARA GARUT - Polemik perselingkuhan Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett hingga kini masih menjadi perbincangan netizen.
Seperti diketahui, Syahnaz Sadiqah sudah meminta maaf kepada keluarga atas perilaku tidak terpujinya itu. Namun, tak kunjung meminta maaf kepada Lady Nayoan setelah isu perselingkuhannya terkuak.
Perselingkuhan Syahnaz itu membuat Mama Amy ikut terseret. Meski begitu, Mama Amy menyebut bahwa ia kini sudah merasa senang lantaran badai sudah berlalu.
Bahkan, Mama Amy sebagai orang tua mengaku senang karena anak bungsunya itu terlihat bahagia kembali.
Sayangnya, perkataan mertua Jeje Govinda itu justru psikolog, Nurcahyati menilai bahwa Mama Amy tidak bertindak bijaksana. Dalam arti, ketika anak melakukan kesalahan seharusnya ada peneguran.
“Tiap orang tua itu harusnya bisa bertindak bijaksana. Dalam arti anaknya melakukan kesalahan harusnya ada peneguran,” ujar Nurcahyati, dilansir Youtube Intens Investigasi, Jumat (11/08/2023).
Nurcahyati menyebut jika orang tua tidak melakukan peneguran, maka sang anak akan selalu merasa dilindungi.
“Proses untuk memberitahukan sikap atau perbuatan salah bertujuan supaya anak paham. Karena ada kalanya, anak merasa rasa bersalahnya tidak muncul karena dibiasakan selalu dilindungi,” tambahnya.
Selain itu, psikolog Nurcahyati mengungkapkan rasa berani Syahnaz Sadiqah muncul di hadapan publik karena Jeje Govinda sudah melakukan klarifikasi. (*)
Baca Juga: Bangganya Happy Asmara, Cover Lagunya 'Endless Summer' Diapresiasi Alan Walker