SUARA GARUT - Kekeringan lahan pertanian di Kabupaten Garut, Jawa Barat terus meluas. Tercatat total mencapai 164 hektare, terdiri dari kekeringan ringan 94 hektare, yang sedang 41 hektare dan yang berat 29 hektare.
"Yang puso belum ada. Yang terancam kekeringan itu itu ada 19 kecamatan mulai Kecamatan Talegong, Mekarmukti, Cikelet, hingga , Pasirwangi, Sukawening, Karangpawitan, Malangbong dan yang lainnya," ungkap Kepala Dinas Pertanian, Kabupaten Garut, Beni Yoga, Senin (21/08/2023).
Beni berharap, daerah kekeringan ini tidak terus meluas dan tidak akan terjadi gagal panen (puso). Ia pun bersyukur elnino masih kategori basah, sehingga masih ada kelembaban.
Pihaknya sudah mengupayakan bantuan pengadaan air dengan membuat sumur bor di 10 titik wilayah Garut selatan. Adapun anggarannya terbagi dua, yakni dari APBD dan APBN.
"Untuk wilayah Garut utara belum ada realisasi, mudah mudahan secepatnya ada realisasi juga," pungkasnya.