garut

Kisah Perjalanan Panjang "Chocodot", Pionir Cokelat Dodol Garut di Indonesia dan Dunia, Ini Sejarahnya

Suara Garut Suara.Com
Jum'at, 15 September 2023 | 17:30 WIB
Kisah Perjalanan Panjang "Chocodot", Pionir Cokelat Dodol Garut di Indonesia dan Dunia, Ini Sejarahnya
Cokelat isi Dodol Garut "Chocodot" ((Instagram @chocodot.official))

SUARA GARUT— "Chocodot" atau camilan berupa cokelat isi dodol Garut tentunya sudah tak asing lagi di kalangan wisatawan terutama masyarakat Garut dan Jawa Barat.

Olahan cokelat berbahan dodol ini telah menjadi  oleh-oleh khas Garut selain dodol dan kerajinan kulit. Sebagai informasi, "Chocodot" sendiri sebenarnya merupakan merek dagang yang sudah memiliki hak paten.

"Chocodot" yang dimiliki Kiki Gumelar ini juga merupakan pionir atau penggagas cokelat berbahan dodol di Garut dan tanah air. Merek "Chocodot" sendiri berada di bawah PT. Tama Cokelat Indonesia yang bergerak di bidang olahan cokelat.

Produk dodol cokelat Garut ini secara resmi dan perdana diluncurkan ke masyarakat pada 2009. Dengan sentuhan sang pemilik, perusahaan ini sudah banyak melahirkan inovasi di bidang olahan cokelat.

PT. Tama Cokelat Indonesia pun sudah menciptakan berbagai variasi olahan cokelat, tentunya dengan "Chocodot"-nya, cokelat berbahan dodol yang pertama di dunia. 

Selain itu, ada juga cokelat isi krim buah, cokelat isi biji kopi, cokelat isi kurma, cokelat isi rempah-rempah, cokelat isi teh, serta berbagai kreasi cokelat lainnya. 

Salah satu kelebihan atau keunggulan "Chocodot" ini dibandingkan merek cokelat dodol lainnya, yaitu mengusung kearifan lokal daerah di Indonesia melalui kemasan dan rasa cokelatnya dengan slogan "COKELAT INDONESIA".

"Chocodot" pun sebenarnya merupakan akronim atau singkatan dari 'Chocolate with Dodol Garut' dan kini telah berubah menjadi "Indonesian Chocolate" dengan tujuan sang pemilik ingin mengenalkan cokelat Indonesia tak kalah dengan cokelat negara-negara lainnya di dunia.

Sedangkan ide "Chocodot" ini muncul melalui proses yang cukup unik, yaitu ketika dodol yang dipegang Kiki tidak sengaja dijatuhkannya ke dalam adonan cokelat. Mulai dari situlah muncul inovasi cokelat dengan isi dodol.

Baca Juga: Sedih! Kehabisan Dana, Pembangunan Ruang Kelas SMP Plus Sukaraja Garut Terhenti

Ternyata, saat ia mencobanya, rasa dari cokelat yang tadi terdapat dodol di adonannya itu enak— dipadukan dengan rasa manis cokelat dan kenyalnya tekstur dodol. 

Dikutip dari Indonesiakaya.com, dalam penamaannya pun, cokelat dodol Garut "Chocodot" ini memiliki nama-nama yang menarik, menggunakan istilah-istilah yang (tengah) populer di kalangan anak muda dan masyarakat.

Beberapa di antaranya, yaitu 'Cokelat Anti Galau', 'Cokelat Enteng Jodoh', dan 'Cokelat Cetar Membahana' dengan rasa yang beraneka ragam mulai dari cokelat pahit, cokelat putih, serta cokelat susu.

Adapun, gerai atau outlet pertama "Chocodot" dibuka pada 2009 berbarengan dengan dimulainya bisnis cokelat dodol Garut ini. Gerai pertama yang dibuka ini berlokasi di Jalan Babakan Salawi, Kabupaten Garut dan diberinama 

Mereka mulai menjual produk cokelat dodol kepada para warga atau pelanggan lokal dan juga wisatawan untuk pertama kalinya. Produk pertama mereka pun adalah cokelat batangan dengan.

Tentunya dengan desain kemasan cokelat dodol yang menarik para pembeli terutama para turis atau wisatawan.

Selanjutnya, setahun kemudian atau pada 2010, usaha yang dijalankan Kiki Gumelar ini kembali membuka gerai baru di Jalan Otista, Pasawahan, Kabupaten Garut yang bernama D'jieun Tjokelat.

Produksi "Chocodot" yang diolah pabrik pun di mulai dari sini. Pada saat yang bersamaan, mereka juga kembali meluncurkan produk baru dengan nama Brodol atau "Brownies Dodol".

Tak disangka, produk baru yang dinamakan Brodol tersebut sangat diminati dan banyak pelanggan yang tertarik denhan brownies dodol itu. 

Bisnis cokelat dodol itu pun semakin berkembang sehingga Kiki memutuskan untuk kembali membuka gerai ketiganya pada 2011. Gerai tersebut berada di Jalan Siliwangi.

Gerai yang berlokasi di Jalan Siliwangi, Kabupaten Garut tersebut sekaligus menjadi kantor pertama "Chocodot" di Garut. Gedoeng Cokelat menjadi nama yang dipilih untuk gerai ketiga tersebut.

Setahun kemudian pada 2012, perusahaan Kiki tersebut membuka lagi gerai di Jalan Kubang, Kabupaten Garut. Selain sebagai toko penjualan, gerai ini juga menjadi galeri pertama perusahaan yang bekerja sama dengan investor.

Chocodot Campernik merupakan nama gerai keempat tersebut dan kini telah berganti nama menjadi Chocodot World The Eduvacation yang juga digunakan sebagai sarana edukasi para pelanggan dan wisatawan.

Seiring berjalannya waktu, bisnis cokelat dodol yang dirintis Kiki itu semakin masyhur di masyarakat. Gerai kelima pun kembali dibuka pada 2013. 

Gerai yang kelima itu sekaligus menjadi toko resmi perdana "Chocodot" yang hasil kerjasama dengan investor. Lokasinya berada di Jalan Raya Leles-Kadungora, Kabupaten Garut.

Setahun kemudian, pada 2014 gerai keenam mereka pun dibuka. Gerai bernama Chocomart Tanjung ini merupakan toko pertama yang beroperasi di bawah perusahaan PT. Tama Cokelat Indonesia yang saat ini berganti nama menjadi Chocolatique Tanjung.

Lalu, pada 2015 gerai ketujuh "Chocodot" dibuka di jalur selatan Provinsi Jawa Barat yang berada di kawasan Limbangan, Kabupaten Garut. 

Tak berhenti sampai di situ, Kiki Gumelar pun kembali membuka gerai usahanya yang kedepalapan. Namun, kali ini ia berinovasi dengan membangun gerai berkonsep "feels like home". 

Aknirnya, gerai kedelapan itu dibuka pada 2016 dan diberi nama Goah Gumelar Café & Bakery yang berlokasi di Jalan Cimanuk di kota berjuluk "Swiss van Java" ini. 

Tepat pada tahun 2017, bisnis cokelat dodol milik Kiki ini mulai merambah ke luar Garut untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. "Chocodot" membuka gerai kesembilan yang berada di Lantai Dasar Mal Malioboro, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Mereka juga meluncurkan dan meresmikan satu-satunya Museum Cokelat di Indonesia yang ditujukan untuk mengedukasi masyarakat tentang cokelat juga pabrik cokelat untuk menarik minat wisatawan.

Lagi, "Chocodot" kembali membuka gerai kesepuluh mereka pada 2018. Masih di luar Garut, kali ini merek cokelat dodol Garut "Chocodot" ini berekspansi ke Pulau Dewata Bali. Gerai ini terletak di Jalan Patih Jelantik, Kuta, Denpasar.

Pada saat yang bersamaan, mereka juga meresmikan gerai bernama restoran Dodol.is.m the Garut Authentic di Jalan Cimanuk, Kabupaten Garut. 

Berbagai kreasi masakan atau kuliner tradisional ditawarkan di restoran ini. Beberapa di antaranya, yaitu Baso Dodol, Ayam Mah Rina, Es Godoboy, dan berbagai kuliner lainnya.

Terbaru, pada 2019, gerai kesebelas mereka diluncurkan. Sebenarnya ini gerai merupakan penyegaran atau pembaruan gerai sebelumnya yang bernama Gedoeng Cokelat menjadi Chocolate World the Castle yang berada di Jalan Siliwangi.

Gerai ini menerapkan konsep baru, menawarkan  pelayanan seperti di sebuah istana megah dan menyediakan berbagai spot foto menarik. Gerai ini juga meluncurkan konsep di gerai Dodol.is.m the Garut Authentic.

Singkatnya, konsep baru yang diaplikasikan di gerai Dodol.is.m the Garut Authentic tersebut menyasar kaum milenial yang menyediakan berbagai menu baru, seperti Dodol Kukus, Kerupuk Dodol, dan berbagai menu baru lainnya.

Itulah perjalanan panjang usaha cokelat dodol "Chocodot" yang dirintis dan dimiliki Kiki Gumelar yang sekaligus menjadi pionir cokelat berbahan dodol di Garut ini. Semoga dapat menambah wawasan kita. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI