Sedih! Kehabisan Dana, Pembangunan Ruang Kelas SMP Plus Sukaraja Garut Terhenti

Suara Garut

Jum'at, 15 September 2023 | 08:00 WIB
Sedih! Kehabisan Dana, Pembangunan Ruang Kelas SMP Plus Sukaraja Garut Terhenti
Proses pembangunan ruang kelas baru SMP Plus Sukaraja terhenti, akibat kehabisan dana anggaran. ((Dok. Suara Garut/ Encep))

SUARA GARUT- Kondisi menyedihkan kini tengah dialami SMP Plus Sukaraja Garut. Pasalnya, kebutuhan mendesak untuk memiliki fasilitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) harus menghadapi kendala klasik, yakni terbatasnya dana anggaran.

SMP Plus Sukaraja adalah salah satu sekolah swasta yang berlokasi di kawasan Kampung Sukaraja, Desa Jatisari, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Sejak didirikan beberapa tahun lalu, SMP Plus Sukaraja terbilang sebuah sekolah potensial yang mampu menyelenggarakan pendidikan cukup layak bagi warga sekitar.

Dari segi kualitas para gurunya pun SMP Plus Sukaraja tak kalah dengan sekolh sekolah negeri. Bahkan memiliki keunggulan lebih dari segi mata pelajaran agama (Islam) yang dipadukan dengan kurikulum khas pesantren.

Menurut Kepala SMP Plus Sukaraja,  Ahmad Saja, saat ini di sekolahnya menampung lebih dari 200 peserta didik yang meliputi kelas 7, 8, dan 9.

Dari jumlah peserta didik sebanyak itu, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dibagi 7 rombel (rombongan belajar) dengan jumlah guru 17 orang.

"Alhamdulillah, untuk peserta didik di SMP Plus Sukaraja saat ini ada sekitar 205 siswa (Kelas 7, 8, 9). Tentunya dengan jumlah siswa sebanyak itu kami sangat membutuhkan fasilitas yang cukup, khususnya ruang kelas," ujar Ahmad saat dijumpai garut.suara.com di kantornya, Kamis (14/9/2023).

Namun, dikatakan Ahmad, ruang kelas pun belum dapat terpenuhi sehingga siswa yang tidak tertampung di SMP Pluas Sukaraja, terpaksa (bakal) dititipkan ke sekolah lain.

"(Dan) sayangnya sampai saat ini belum terpenuhi, untuk KBM sementara, bagi siswa yang tak tertampung di ruang kelas khusus, kita titipkan di sekolah lain. Ada juga yang menggunakan ruang lab atau perpustakaan," ungkapnya

baca juga

Ia menuturkan, sebenarnya pihak sekolah telah berupaya membangun ruang kelas baru (RKB) dengan anggaran dana mandiri. Namun morat-marit, hingga akhirnya tak mampu melanjutkan pembangunan tersebut.

"Ya, sebetulnya kita telah berupaya untuk membangun ruang kelas baru dengan dana anggaran mandiri yang terbatas. Namun rupanya tak cukup, dan pembangunan RKB itu akhirnya terhenti," kata Ahmad Saja.

Menurut Ahmad, sebenarnya bantuan dari pemerintah melalui dinas terkait pernah ada, namun tak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan fasilitas KBM.

"Alhamdulillah, pernah juga kami (SMP Plus Sukaraja) dapat bantuan untuk RKB dari pemerintah, selama ini baru dua kali. Kami tentunya berharap baik dari pemerintah maupun pihak-pihak yang peduli dengan dunia pendidikan mau membantu dan peduli dengan kondisi di SMP Plus Sukaraja ini," harap Ahmad Saja. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sam Yosep Pimpin Peradi Garut Langsung Bikin Gebrakan

Sam Yosep Pimpin Peradi Garut Langsung Bikin Gebrakan

Garut | Kamis, 14 September 2023 | 20:30 WIB

19 Kecamatan di Garut Terdampak Kemarau, Pemerintah Perpanjang Status Tanggap Darurat

19 Kecamatan di Garut Terdampak Kemarau, Pemerintah Perpanjang Status Tanggap Darurat

Garut | Kamis, 14 September 2023 | 13:00 WIB

Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Intan Garut Siap Evaluasi Kinerja Manajemen

Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Intan Garut Siap Evaluasi Kinerja Manajemen

Garut | Rabu, 13 September 2023 | 22:30 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×