SUARA GARUT- Turnamen Tenis Meja Hudan Cup yang diikuti 5 kecamatan yang ada di daerah pemilihan (Dapil) 1 diikuti 200 peserta usia 45 tahun ke atas dan remaja yang berlangsung di Kp.Baru RW.13 Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garu, Jawa Barat.
"Ini murni aspirasi dari pengelola PTM Akbar yang ada di RW 13 dan 5 kecamatan (yang) diundang sekitar 200 peserta ikut pertandingan Hudan Cup," kata H. Hudan Mushappudin pada acara pembukaan Hudan Cup, Jumat (22/9/2023).
Hudan mengatakan, pihaknya punya kewajiban untuk mensuport kegiatan tersebut, karena katanya, merupakan tahun politik, bisa dilaksanakan untuk sosialisasi dalam pencalonannya di DPRD Garut Dapil 1.
"Terus terang saya bangga dan ucapkan terimakasih pada pak RW dan pihak pengelola yang telah menggelar Hudan Cup," ujarn Caleg nomer urut 1 Dapil 1 dari Partai Bulan Bintang itu.
Hudan menjelaskan, Ini pesertanya kebanyakan lansia, dan sehat-sehat. Karena dalam olahraga ini ada semacam organisasi gerak mata, pikiran, tangan serta kaki.
"Ini harus di-support sehingga masyarakat menjadi sehat. Masyarakat sehat dan berprestasi," katanya.
Para lansia tersebut, lanjut Hudan, harus melakukan regenerasi supaya para pemuda dan remaja jadi menggemari olahraga tenis meja, kebetulan ada sarananya,
"Ini acara pada intinya silaturahim maka saya beri sumbangan tulisan "Bangun Sportipitas dan Kokohkan Persaudaraan" ini dari komunitas yang bebeda-beda ada Ustadz, pengusaha dan mantan guru kumupul silaturahim," ujarnya.
Ketua Panitia Turnamen Tenis Meja Hudan Cup 2023, Ustadz Holil Budiman mengatakan, acara ini sangat penting sekali karena ini salah satu jalan silaturahmi dengan bertajuk Ustadz Hudan Cup.
Baca Juga: Bhayangkara FC Sedang Terpuruk, Bojan Hodak Optimis Persib Curi Tiga Poin
"Pesertanya paling muda 45 tahun dan paling tua 72 tahun. Dan saya sendiri waktu sma tahun 70 an pernah jadi juara antar sekolah," ungkapnya.
Warga sekitar pun selain aktif berolahraga tenis meja, juga kerap berolahraga pencak silat yang atletnya banyak yang beprestasi, baik lokal dan regional, serta aktif dalam kegiatan keagamaan. (*)