SUARA GARUT - Nyeri pada sendi merupakan salahsatu tanda penyakit radang sendi. Ada dua kemungkinan jika nyeri sendi kita rasakan, bisa mengidap sakit rematik atau asam urat.
Jika dilihat sepintas kedua penyakit ini nampaknya sama. Namun, ternyata penyebab dan cara penanganan kedua penyakit ini jelas berbeda.
Agar kita tidak bingung, mari kita kenali perbedaan rematik dan asam urat ini.
Berikut ini perbedaan penyebab rematik dan asam urat yang perlu kita diketahui:
Rematik
Rematik (rheumatoid arthritis) adalah salahsatu penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan sendi dan kaku.
Menurut penelitian para dokter ahli, penyakit autoimun muncul ketika sistem kekebalan tubuh mengalami gangguan, sehingga menyerang dan merusak jaringan tubuh yang sehat.
Sayangnya, penyakit autoimun belum bisa diketahui penyebab pastinya. Namun, para ahli menduga, penyakit autoimun berhubungan dengan infeksi virus dan kebiasaan merokok.
Diketahui, pada penyakit rematik, peradangan terjadi karena sistem kekebalan tubuh menyerang dan merusak jaringan sendi yang sehat.
Baca Juga: 3 Pasien RSUD dr. Slamet Garut Sempat Dinyatakan Hilang Saat Kebakaran, Begini Kondisinya Sekarang
Asam Urat
Asam urat dalam bahasa medis disebut dengan 'gout arthritis.' Penyakit ini terdeteksi terjadi akibat tingginya kadar asam urat (uric acid) di dalam tubuh.
Kondisi tersebut bisa disebabkan oleh konsumsi makanan yang mengandung purin secara berlebih, seperti daging merah, jeroan, ikan, kerang, roti gandum, dan sereal.
Pada keadaan normal, purin yang diolah menjadi asam urat akan dikeluarkan tubuh melalui feses.
Namun, bila konsumsinya berlebihan, maka asam urat akan menumpuk menjadi kristal pada sendi sehingga menyebabkan peradangan.
Demikian info terkait perbedaan renatik dan asam urat. Salam sehat, semoga bermanfaat. (*)