Istri Poch, Sulaesih yang saat itu berada di samping Poch langsung menjawab pertanyaan Sosro— tangan kiri kerap bergetar sejak Jerman mengalami kekalahan dalam sebuah pertempuran yang tak jauh dari Kota Moskow.
Namun, rekam jejak kehidupan Poch di tanah air pun diketahui hanya sampai 1970 persis pasca dirinya meninggal di Rumah Sakit Menjangan Surabaya, yaitu pada 15 Januari 1970.
Artikel yang dituliskan Sosro juga menyebutkan terdapat berbagai dokumen pribadi Poch yang diduga kuat berkorelasi dengan Hitler.
Salah satu buku lain berjudul "Rahasia yang Terkuak: Hitler Mati di Indonesia" juga menjelaskan Hitler tiba di Indonesia sekaligus berpindah kewarganegaraan menjadi warga Indonesia lalu berprofesi sebagai dokter di RSUD Sumbawa Besar tadi.
Seiring berjalannya waktu, ia menikahi seorang wanita asal Sunda bernama Sulaesih pada 1965 yang dijumpainya ketika gadis itu tengah berkelana ke daerah Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
Pada tahun 1964, Hitler juga dikabarkan memutuskan menjadi seorang mualaf sebelum menikahi Sulaesih. Perpindahan agama atau keyakinan Hitler itu disebut-sebut dihadiri dan disaksikan langsung pihak Kantor Agama Sumbawa.
Bahkan, ia juga ceritakan mengganti namanya menjadi Abdul Kohar. Sedangkan, menguatnya dugaan Poch adalah Hitler adalah ketika U-Boat, kapal selam Nazi ditemukan di kawasan Karimun Jawa, Jawa Tengah pada 2013 silam.
Hingga sekarang, teori (konspirasi) Hitler mati pernah tinggal di Indonesia khususnya Garut pun tentunya masih menjadi misteri dan teka-teki yang belum dapat dipastikan kebenarannya. (*)
Baca Juga: Ini Lokasi Exit Tol GeTaCi di Garut, Proyek Tahap Pertama Segera Dibangun