Ketika madu murni dicampur dengan kuning telur, maka tampilan kuning telur seolah-olah sudah dimasak atau agak matang di bagian yang terkena madu. Sedangkan madu palsu tidak akan mengubah tampilan kuning telur sedikit pun.
6. Uji Api
Ambil batang korek api kering, kemudian celupkan ke dalam madu. Lalu gerakkan batang korek api tersebut, madu murni akan menciptakan api. Nyala api akan terus membakar madu. Jika tidak terbakar, maka madu itu palsu karena mengandung air. Hanya saja, Anda harus berhati-hati sebelum menguji madu dengan batang korek api.
7. Uji Pemanasan
Ketika madu murni dipanaskan akan bereaksi dengan karamelisasi dalam waktu yang singkat dan tidak berbusa. Bila ada busa dan gelembung, itu menandakan madu palsu dengan tambahan air dan pemanis buatan.
8. Uji Kotoran
Perhatikan bagian-bagian kecil yang melayang-layang di dalam cairan madu itu menandakan madu murni. Larutan madu palsu akan bebas dari kotoran karena telah melalui proses penyaringan.
9. Uji Lengket
Madu murni tidak akan terasa lengket saat Anda menggosoknya di antara jari-jari. Sedangkan madu palsu akan lengket karena pemanis dan zat tambahan.
Baca Juga: Ungguli Neymar, Dimas Drajad Topskor Sementara Kualifikasi Piala Dunia 2026
10. Uji Rasa
Rasa madu murni hanya tertinggal di mulut selama beberapa menit. Bila rasa manis bertahan lama dan lengket di mulut, maka itu tandanya madu palsu.
11. Uji Ketebalan
Saat menggoyang-goyangkan madu murni di dalam toples dari satu sisi ke sisi lain membutuhkan waktu yang cukup lama karena teksturnya yang kental. Adapun madu palsu akan berpindah ke sisi lain karena lebih ringan dan cair.
12. Uji Ibu Jari
Coba teteskan madu pada ibu jari Anda. Jika madu itu turun dari ibu jari dan menyebar ke area mana pun, berarti itu madu palsu. Sedangkan madu murni akan tetap berada di ibu jari.