Wasit Argentina vs Arab Saudi, Slavko Vincic punya latar belakang tak biasa. Slavko Vincic ternyata pernah digerebek oleh pihak kepolisian Bosnia pada 30 Mei 2020.
Sebagai seorang wasit, nama Slavko Vincic memang sudah dikeluhkan oleh suporter Argentina sebelum pertandingan grup C Piala Dunia 2022 melawan Arab Saudi.
Bagaimana tidak, wasit berusia 42 tahun itu punya latar belakang kontroversial. Vincic digerebek pihak kepolisian Bosnia di sarang mafia.
Vincic berada di sebuah bangunan yang menjadi target pihak kepolisian Bosnia. Bangunan itu diyakini polisi sebagai tempat organisasi mafia lokal menjalankan praktek perdagangan narkoba, prostitusi hingga jual beli senjata.
Saat penggerebekan, di salah satu ruangan terdapat 24 pria, sembilan PSK, senjata api dan kokain.
Vincic tak menampik bahwa ia memang berada di lokasi penggerebekan. Ia kemudian berdalih dirinya datang ke lokasi tersebut karena undangan dari rekannya.
"Setelah mengadakan pertemuan dengan mitra bisnis, mereka mengundang saya untuk datang ke sebuah perayaan di tempat tersebut dan saya datang," ucapnya melansir dari pagina12.com
"Saya hanya mendapat undangan makan siang. Ini memang kesalahan terbesar saya. Saya sedang duduk di atas meja dan kolega saya, kemudian polisi datang dan menjelaskan apa yang terjadi," ungkapnya.
Drama terjadi di pertandingan Argentina vs Arab Saudi di grup C Piala Dunia 2022. Tiga gol tim Tango dianulir pada babak pertama.
Baca Juga: Korban Gempa Cianjur Pangku Mayat Anaknya di Pinggir Jalan, Netizen Sedih Tak Kuat Lihat Videonya
Pada pertandingan yang berlangsung di Lusail Stadium, Selasa (22/11/2022) Argentina susah payah untuk bisa membobol gawang Arab Saudi.
Argentina baru bisa unggul 1-0 lewat gol yang dicetak oleh Lionel Messi pada menit ke-10 lewat eksekusi penalti.
Sepuluh menit setelah gol pertama, Argentina sempat mencetak gol kedua lewat aksi Lionel Messi. Namun gol tersebut dianulir karena pemain PSG itu terjebak offside.
Tak berhenti disitu, wasit yang memimpin pertandingan, Slavko Vincic juga anulir dua gol Argentina lainnya dari Lautaro Martinez, masing-masing di menit ke-27 dan 33.
Gol pertama Martinez dianulir oleh wasit karena menganggap striker Inter Milan itu berada di posisi offside karena tangannya sedikit berada di depan pemain bertahan Arab Saudi.