Iran gagal di Piala Dunia 2022. Pada matchday ketiga babak fase grup B, anak asuh Carlos Queiroz kalah 0-1 dari Amerika Serikat, Rabu (30/11) dinihari WIB.
Gol kemenangan Amerika Serikat dicetak oleh pemian Chelsea, Christian Pulisic di menit ke-38. Sama seperti Piala DUnia 2018, Iran pun angkat koper di babak fase grup.
Pada Piala Dunia 2018, Iran berada di tempat ketiga grup B di bawah Spanyol dan Portugal. Mereka saat itu mengemas 4 poin, hasil dari 1 kali menang, 1 kali imbang, dan 1 kali kalah.
Sedangkan di Piala Dunia 2022, mereka hanya satu kali menang dan dua laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
Usai tersingkir dari Piala Dunia 2022, salah satu penggawa Iran, Saeed Ezzatollahi seperti dilansir dari media lokal Iran, ISNA mengucapkan permintaan maaf. Ucapan maaf dikeluarkan dua kali oleh Ezzatollahi
"Sepak bola sudah berakhir tetapi hidup terus berlanjut dan ini adalah pelajaran bagus untuk kami," ucapnya.
"Saya berharap orang-orang di Iran akan memaafkan kami. Saya hanya bisa mengatakan bahwa saya minta maaf," lanjtunya.
Sementara itu, Kepala Dewan Islam Iran angkat bicara soal kekalahan negaranya di Piala Dunia 2022. Meski kecewa, kepala Dewan Islam Iran tetap bangga.
"Atas nama Allah, sekelompok pemuda yang cerdas dan berbakat dari tim sepak bola negara kita gagal maju di fase berikutnya," ucap Baqer Qalibaf.
"Ucapkan pamit dan jangan lengah, semoga semakin sukses dan bangga dengan usaha serta keinginan untuk bermain di kompetisi mendatang," lanjutnya.
Sebelum pertandingan melawan Amerika Serikat, Menpora Iran, Seyyed Hamid Sajjadi seperti dilansir dari laporan tasnimnews.com sempat bertemu dengan skuat Iran.
Menurut laporan media Iran itu, Seyyed Hamid Sajjadi hanya memberikan doa dan dukungan kepada Mehdi Taremi dkk.