Cara Alami 'Mengontrol' Emosi Penderita Bipolar

Esti Utami | Suara.com

Jum'at, 15 Agustus 2014 | 17:10 WIB
Cara Alami 'Mengontrol' Emosi Penderita Bipolar
Ilustrasi bipolar (shutterstock)

Suara.com - Gangguan kejiwaan bipolar menjadi buah bibir, menyusul terungkapnya 'pertikaian' artis Marshanda dengan sang bunda, serta kematian aktor terkenal Robin Williams. Dua orang tenar ini disebut-sebutr menderita bipolar.

Bipolar adalah satu kondisi mental, di mana penederitanya mengalami perubahan emosi yang ekstrim. Mood seorang penderita bipolar sangat mudah berubah, dari sangat bahagia tiba-tiba sangat sedih dan sebaliknya.  Kondisi ini sering disebut dengan episode manic dan depresi.

Seseorang yang menderita bipolar kadang juga terjebak dalam rasa putus-asa yang berkepanjangan. Mengonsumsi obat tertentu secara teratur adalah cara efektif untuk para penderita bipolar. Namun sebenarnya, ada beberapa cara untuk 'mengontrol' emosi seorang penderita bipolar.

Ikuti resep dokter.
Gangguan bipolar akan berlangsung seumur hidup. Begitu seseorang didiagnosa menderita bipolar, dokter biasanya akan meresepkan obat tertentu sesuai gejala dan kebutuhan spesifik si pasien. Obat ini akan menstabilkan suasana hati, sehingga membantu penderita bipolar untuk tetap bebas episode manic maupun depresi, sekaligus memungkinkan dia menghadapi kegiatan sehari-hari secara normal.

Banyak berolahraga.
Olahraga akan memicu pelepasan endorfin, yang akan membuat seorang penderita bipolar lebih tenang dan lebih baik. Berolahraga atau melakukan aktivitas fisik ringan selama minimal 30 menit setiap hari akan membantu mengontrol suasana hati, terutama ketika seorang penderita bipolar sedang dalam kondisi depresi.

Makan sehat.
Asupan nutrisi yang akan mengontrol gangguan bipolar. Jadi seorang penderita bipolar disarankan untuk menjaga diet seimbang. Melewatkan makan tertentu atau sebaliknya  dapat membuat penderita bipolar mudah marah dan lesu. Berkonsultasi dengan ahli nutrisi akan banyak membantu menyusun rencana makan yang sehat.

Cukup tidur.
Kurang tidur cenderung membuat orang merasa murung, gelisah dan tidak fokus. Pada penderita bipolar, cukup tidur setiap malam akan menghindarkan episode depresi atau manic. Sebaliknya perubahan pola tidur, dapat memicu episode ini. Cobalah untuk pergi tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari. Kalaupun harus ada perubahan, usahakan variasi itu tidak lebih dari satu jam.

Jauhi alkohol dan narkoba.
Pada penderita gangguan bipolar, sangat disarankan untuk menjauhi narkoba dan alkohol. Dua hal ini dapat mengganggu suasana hati dan pola tidur, dan hal ini dapat memicu episode manik atau depresi.

Lawan stres.
Stres dapat menimbulkan episode depresi atau manic, sehingga menghindari stres menjadi hal penting bagi seorang penderita bipolar.  Jika merasa kesulitan untuk mengelola stres di tempat kerja atau di rumah, Anda bisa mendapatkan bantuan dari seorang konselor. Upayakan untuk selalu meluangkan waktu untuk rileks setidaknya sekali dalam sehari. Sisihkan beberapa menit untuk waktu tenang  untuk mengalihkan pikiran Anda dari pekerjaan atau tugas. Anda bisa berkumpul bersama keluarga dan teman-teman dekat Anda. (easygoodhealth.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Dua Jenis Bipolar, Mana Lebih Bahaya?

Ada Dua Jenis Bipolar, Mana Lebih Bahaya?

Health | Rabu, 13 Agustus 2014 | 17:36 WIB

Jika Tak Minum Obat Marshanda Cenderung Bertindak Impulsif

Jika Tak Minum Obat Marshanda Cenderung Bertindak Impulsif

Entertainment | Sabtu, 09 Agustus 2014 | 11:27 WIB

Berdamai Dengan Rasa Cemas dan Ketakutan

Berdamai Dengan Rasa Cemas dan Ketakutan

Health | Kamis, 07 Agustus 2014 | 09:30 WIB

Dikembangkan, Aplikasi Untuk Mendeteksi Suara Penderita Bipolar

Dikembangkan, Aplikasi Untuk Mendeteksi Suara Penderita Bipolar

Health | Rabu, 28 Mei 2014 | 15:30 WIB

Mengenal Lebih Jauh Apa itu Bipolar

Mengenal Lebih Jauh Apa itu Bipolar

Health | Rabu, 19 Maret 2014 | 15:49 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB