Peran Dukun Bayi untuk Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan

Esti Utami | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 22 Desember 2014 | 23:57 WIB
Peran Dukun Bayi untuk Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan
Ilustrasi melahirkan (Shutterstock)

Suara.com - Berdasarkan Survei Demografi Kesehatan Ibu (SDKI) tahun 2012 Angka Kematian Ibu di Indonesia mencapai 359 per 100.000 kelahiran hidup sedangkan Angka Kelahiran Bayi (AKB) mencapai 32 per 1000 kelahiran. Untuk menekan angka kematian yang relatif tinggi ini, Kementrian Kesehatan berupaya untuk terus merangkul dukun bayi.

Menurut Direktur Bina Kesehatan Ibu, Kementerian Kesehatan RI, dr. Gita Maya Koemara Sakti, selama ini dukun bayi dianggap sebagai musuh tenaga kesehatan, padahal peran mereka dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat khususnya di daerah terpencil, sangat besar.

"Dukun itu sangat dekat dengan masyarakat. Sehingga melalui kemitraan ini dukun bisa diajak kerjasama untuk membantu bidan melakukan persalinan di daerah-daerah. Perannya akan sangat berbeda dan tidak bisa disingkirkan," katanya di Gedung Kemenkes, Jakarta, Senin (22/12/2014).

Gita menyebut selama ini dukun bayi memiliki peran yang besar di daerah terpencil yang umumnya masih percaya dengan teknik persalinan konvensional. Padahal proses persalinan yang lebih aman bisa didapatkan di fasilitas kesehatan dengan perlengkapan yang lengkap dan steril.

"Untuk mengajak ibu hamil melakukan proses persalinan dengan fasilitas kesehatan yang lengkap, perlu peran dukun bayi. Proses persalinan bisa dilakukan oleh bidan sedangkan dukun bayi lebih menolong ke hal-hal yang sifatnya non medis, termasuk juga psikologis," tambahnya.

Kemitraan antara bidan dan dukun sebenarnya sudah berjalan di beberapa daerah sejak 2010 lalu. Angka kematian bayi dan ibu pun diklaim menurun di berbagai daerah yang menjalankan program kemitraan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perdarahan, Penyebab Utama Tingginya Kematian Ibu

Perdarahan, Penyebab Utama Tingginya Kematian Ibu

Health | Kamis, 09 Oktober 2014 | 17:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB