Studi: Terapi dengan Video Kurangi Risiko Autis Pada Bayi

Doddy Rosadi

Kamis, 22 Januari 2015 | 08:02 WIB
Studi: Terapi dengan Video Kurangi Risiko Autis Pada Bayi
Ilustrasi: Bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Terapi dengan menggunakan video kepada keluarga yang mempunayi bayi dengan risiko autis ternyata bisa meningkatkan perhatian dan juga perilaku sosial bayi tersebut. Terapi ini diyakini bisa mengurangi risiko bayi tersebut mengalami autis.

Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal The Lancet Psychaitry tersebut mengungkapkan, terapi dengan menggunakan video membantu orangtua memahami dan merespon komunikasi awal yang dilakukan oleh bayi itu.

Terapi ini juga bisa membantu untuk memodifikasi gejala autis yang muncul.

“Dengan memperhatikan tanda-tanda autis sejak awal, seperti kurangnya perhatian atau berkurangnya ketertarikan sosial dalam satu tahun pertama bisa mengurangi perkembangan gejala tersebut di kemudian hari,” kata Jonathan Green, professor dari Manchester University.

Orang dengan autis biasanya mempunyai tiga gejala yaitu interaksi sosial dan pemahaman, perilaku yang berulang dan ketertarika serta komunikasi dan bahasa. Belum diketahui penyebab terjadinya gangguan tersebut, namun bukti menunjukka bahwa penderita autis biasanya ada hubungan genetik dan juga faktor lingkungan.

Dalam studi ini, video yang dibuat khusus yaitu Video Interaction for Promoting Positive Parenting Programme (iBASIS-VIPP) diperlihatkan kepada bayi berusia 7-10 bulan yang punya risiko besar terkena autis karena saudara kandungnya juga menyandang autis.

54 keluarga dengan bayi yang berpotensi autis dipilih secara acak untuk berpartisipasi dalam studi ini. Terapi mengunjugi rumah keluarga itu dengan menggunakan masukan dari video untuk membantu orangtua merespon komunikasi yang dilakukan bayi dan juga membantu meningkatkan perhatian, perkembanggan bahasa dan juga interaksi sosial.

Setelah lima bulan, keluarga yang menerima terapi dengan menggunakan video memperlihatkan peningkatan terhadap bayi mereka terutama dalam hal perhatian dan perilaku sosial. Studi itu juga memperlihatkan bahwa bayi yang mengikuti terapi video memiliki respon yang berkurang terhadap suara dari kata-kata yang dikeluarkan. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Brokoli Bisa Mengontrol Perilaku Penderita Autis

Studi: Brokoli Bisa Mengontrol Perilaku Penderita Autis

Health | Kamis, 16 Oktober 2014 | 14:19 WIB

Memelihara Anjing Bisa Jadi Terapi bagi Anak Autis

Memelihara Anjing Bisa Jadi Terapi bagi Anak Autis

Health | Selasa, 29 April 2014 | 10:38 WIB

Terkini

Gus Ipul Tekankan Disiplin dan Kode Etik bagi SDM Sekolah Rakyat

Gus Ipul Tekankan Disiplin dan Kode Etik bagi SDM Sekolah Rakyat

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:53 WIB

Ucapan Lawas Raffi Ahmad Puji Listyo Sigit Prabowo: Jago Banget, Emang Jagoan

Ucapan Lawas Raffi Ahmad Puji Listyo Sigit Prabowo: Jago Banget, Emang Jagoan

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:50 WIB

Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix

Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Curiga Ratusan Aktivis hingga Jurnalis Jadi Korban Penyadapan Ilegal

Amnesty Curiga Ratusan Aktivis hingga Jurnalis Jadi Korban Penyadapan Ilegal

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:49 WIB

Wamensos Dorong Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan, KPM Graduasi Tak Kembali Miskin

Wamensos Dorong Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan, KPM Graduasi Tak Kembali Miskin

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:48 WIB

Cara Membuat KK Baru Setelah Menikah dengan Mudah

Cara Membuat KK Baru Setelah Menikah dengan Mudah

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 19:45 WIB

November Rain Guns N' Roses: Kenangan, Cinta, dan Kehilangan

November Rain Guns N' Roses: Kenangan, Cinta, dan Kehilangan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:45 WIB

Hilang Kendali, Honda HR-V Tabrak Pembatas Jalan hingga Tercebur ke Sungai

Hilang Kendali, Honda HR-V Tabrak Pembatas Jalan hingga Tercebur ke Sungai

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:43 WIB

Tukang Cukur hingga Warteg Kena Pajak, Sultan Sebut Seperti Zaman VOC

Tukang Cukur hingga Warteg Kena Pajak, Sultan Sebut Seperti Zaman VOC

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 19:43 WIB

Perluas Kesempatan Kerja Global, KUR Dioptimalkan untuk Dukung Pekerja Migran

Perluas Kesempatan Kerja Global, KUR Dioptimalkan untuk Dukung Pekerja Migran

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:41 WIB

×