Ini Bahayanya Minum Es Batu Berbakteri

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 01 April 2015 | 15:16 WIB
Ini Bahayanya Minum Es Batu Berbakteri
Ilustrasi es batu. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa waktu lalu, Polres Jakarta Selatan menggerebek pabrik es balok, PT EU yang berlokasi di kawasan industri Pulogadung, Jakarta Timur. Bahan baku pembuatan es batu di pabrik ini sendiri menggunakan air dari saluran inspeksi Kalimalang ditambah bahan kimia beracun sehingga disinyalir dapat membahayakan kesehatan konsumen.

Menurut dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI), dr. Agustin Kusumayati, es batu sebagai salah satu bahan campuran makanan atau minuman berisiko tinggi menularkan berbagai macam penyakit.

Ia menyebutkan bahwa sumber air yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan es batu menjadi prasyarat yang menentukan apakah es tersebut aman untuk dikonsumsi.

"Kalau es batu sudah terkontaminasi bakteri maka kita sudah nggak bisa apa-apa lagi, karena langsung dicampur ke makanan atau minuman. Jadi es batu juga rentan sebagai agen penular penyakit," kata Agustin saat konferensi pers "Keamanan Pangan Nasional" di gedung Kementerian Kesehatan Jakarta, Rabu, (1/4/2015).

Biasanya, lanjut dia, es batu yang terbuat dari sumber air yang tidak aman banyak terkontaminasi berbagai macam bakteri, salah satunya E.coli dan Salmonella. Kedua bakteri inilah yang menyebabkan masyarakat rentan terkena penyakit mulai dari diare hingga menderita typus.

"Makanya banyak masyarakat yang sedikit-sedikit kena typus karena es batu banyak mengandung salmonella. Jadi sangat high risk," imbuhnya.

Bakteri-bakteri ini meski menempel pada es batu bersuhu rendah, tidak mati dan hanya tertidur sementara. Justru setelah es mencair pada suhu normal, bakteri kembali bermutasi dan bisa menginfeksi manusia. Pada kasus yang parah, bakteri E.Coli, menurut Agustin, bisa menyebabkan perdarahan bahkan hingga menyebabkan kematian.

"Bakteri E.Coli yang bisa menyebabkan perdarahan yaitu jenis entero humoragik akibatnya bisa sangat fatal, misalnya saat kencing berdarah bahkan bisa meninggal," imbuhnya.

Oleh karena itu, Agustin mengimbau untuk lebih berhati-hati saat mengonsumsi makanan atau minuman yang menggunakan es batu. Sebaiknya pilih minuman atau makanan kemasan yang disimpan dalam mesin pendingin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Agar Tak Nakal, BPOM Usulkan  Pabrik Es Batu Juga Berstandar SNI

Agar Tak Nakal, BPOM Usulkan Pabrik Es Batu Juga Berstandar SNI

News | Jum'at, 27 Maret 2015 | 19:06 WIB

Terkini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

×