Meski Tak Bisa Dicegah, Kembar Siam Bisa Dideteksi saat Kehamilan

Arsito Hidayatullah, Firsta Nodia

Rabu, 27 Januari 2016 | 19:56 WIB
Meski Tak Bisa Dicegah, Kembar Siam Bisa Dideteksi saat Kehamilan
Ilustrasi hamil bayi kembar. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus bayi kembar siam belakangan banyak ditemukan di Indonesia. Penyebabnya belum diketahui secara pasti. Dokter menduga bahwa kondisi kembar siam turut dipengaruhi oleh faktor genetik.

Namun meski tak bisa dicegah, kondisi bayi kembar siam sebenarnya bisa dideteksi sejak dini. Khususnya jika ibu hamil (bumil) rutin melakukan pemeriksaan kandungan selama proses kehamilan.

"Bayi kembar siam itu merupakan kelainan bawaan yang sampai sekarang kita tidak tahu apa penyebabnya. Saya juga belum pernah mendengar ada pencegahan bayi kembar siam. Tapi yang pasti, bisa dipantau melalui USG saat hamil," ujar Dokter Spesialis Anak RSCM, dr Aryono Hendarto SpA(K), pada jumpa pers di Jakarta, Rabu (27/1/2016).

 
Melalui USG, lanjut Aryono, dokter dapat memeriksa ada atau tidaknya kelainan yang diderita si jabang bayi. Selain itu, bisa ditentukan tindakan apa yang akan dilakukan untuk mengatasi kelainan pada bayi, termasuk kasus kembar siam.

"Itulah pentingnya pemeriksaan kehamilan secara teratur, agar bumil bisa mengetahui kondisi calon bayinya," imbuhnya.

Sejauh ini, menurut Aryono, kasus kembar siam yang paling banyak terjadi adalah dempet di bagian dada dan perut. Dia pun mengatakan bahwa tidak semua kasus kembar siam bisa langsung dilakukan tindakan operasi pemisahan.

"Tergantung kompleksitas kembar siam dan kondisi bayi. Ada yang bisa langsung dioperasi setelah lahir beberapa minggu, ada juga yang tidak bisa dioperasi karena kondisinya yang lemah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satu Bayi Kembar Sidoarjo Akhirnya Meninggal Dunia

Satu Bayi Kembar Sidoarjo Akhirnya Meninggal Dunia

Health | Jum'at, 25 Desember 2015 | 04:19 WIB

RSUP Dr Sardjito Siap Operasi Bayi Siam Dempet Kepala

RSUP Dr Sardjito Siap Operasi Bayi Siam Dempet Kepala

News | Senin, 29 Juni 2015 | 12:42 WIB

Operasi Tahap 1 Pemisahan Kembar Siam Kepala Asal Aceh Berhasil

Operasi Tahap 1 Pemisahan Kembar Siam Kepala Asal Aceh Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2015 | 20:33 WIB

Mengenal Craniopagus, Kondisi yang Dialami Bayi Kembar Siam Aceh

Mengenal Craniopagus, Kondisi yang Dialami Bayi Kembar Siam Aceh

Health | Sabtu, 27 Juni 2015 | 13:58 WIB

Terkini

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

×