Sukses Pisahkan Kembar Siam Dempet Panggul, Ini Penjelasan RSCM

Arsito Hidayatullah, Firsta Nodia

Rabu, 27 Januari 2016 | 17:34 WIB
Sukses Pisahkan Kembar Siam Dempet Panggul, Ini Penjelasan RSCM
Ilustrasi tindakan operasi/bedah. [Shutterstock]

Suara.com - Pada Selasa (26/1/2016) lalu, tim dokter RSCM berhasil memisahkan bayi kembar siam dempet panggul (conjoined twin ischiopagustetrapus) yang bernama Dwi Mustika Wardani dan Tri Tiara Wardani. Proses operasi kakak beradik berusia 8 bulan ini berlangsung selama 16 jam, dengan melalui empat tahap operasi.

"Alhamdulillah, operasi dilakukan kemarin malam pukul 19.00 WIB hingga 02.00 WIB. Pemisahannya sendiri dilakukan pada pukul 20.40 WIB," ungkap Direktur Medik dan Keperawatan RSCM, dr Ratna Dwi Restuti Sp.THT-KL(K), saat jumpa pers membahas hasil operasi di Gedung RSCM Kiara, Rabu (26/1/2016).

 
Menurut Dokter Spesialis Anak RSCM, dr Aryono Hendarto SpA(K), putri dari pasangan Yana (32) dan Purwanah (29) asal Kuningan, Jawa Barat, ini lahir dengan kondisi usus besar dan kandung kemih yang menyatu. Itulah sebabnya menurutnya, keduanya tidak memiliki lubang pembuangan yakni anus dan organ reproduksi vagina.

"Normalnya, untuk saluran cerna bermuara di anus, kalau saluran kencing di kemaluan. Lubang vagina juga berbeda. Tapi bayi ini hanya punya satu. Oleh karena itu, kita sudah buatkan saluran di perut untuk buang air, dan nanti akan dievaluasi apakah otot spincter berfungsi dengan baik atau tidak," imbuhnya.

Operasi pemisahan ini sendiri melibatkan berbagai profesi. Mulai dari dokter anak, dokter bedah anak, urologi, ortopedi dan bedah plastik, ikut terlibat. Selain itu, tim juga didukung oleh para ahli dari departemen radiologi, gizi, patologi klinik, serta rehabilitasi medik.

"Tim terlibat cukup banyak, dari multi-departemen. Kesehatan anak 20 orang, tim bedah 15-20 orang, dari anastesi empat orang. Jumlah seluruhnya kira-kira ada 50 dokter, karena kasusnya kompleks," tambahnya.

Dikatakan tim dokter lagi, saat ini kedua bayi tersebut telah dirawat di ruang intensif untuk memulihkan kondisinya pascaoperasi. Sementara, keberhasilan ini tentu saja menjadi kabar yang membahagiakan bagi pasangan Yana dan Purwanah.

"Ya, senang. Alhamdulillah bisa berjalan dengan lancar (operasinya). Harapannya, (mereka) bisa tumbuh dengan sehat dan normal seperti bayi-bayi lainnya," ungkap Yana.

Menurut dr Aryono lagi, ke depannya tim dokter akan membuatkan vagina buatan untuk kedua bayi kembar tersebut, sebelum memasuki masa pubertas, sehingga mereka bisa bereproduksi layaknya perempuan lainnya.

"Karena bayinya perempuan, kita pikirkan ke depannya bagaimana sisi psikologis dia. Dan akan kita lakukan vaginoplasty agar bisa memiliki anak. Tapi (pertama-tama) akan kita evaluasi dulu kondisi bayi ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Operasi Tahap 1 Pemisahan Kembar Siam Kepala Asal Aceh Berhasil

Operasi Tahap 1 Pemisahan Kembar Siam Kepala Asal Aceh Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2015 | 20:33 WIB

Menkes Optimis Bayi Kembar Siam Aceh Bisa Tertolong

Menkes Optimis Bayi Kembar Siam Aceh Bisa Tertolong

News | Kamis, 25 Juni 2015 | 23:30 WIB

Terkini

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

×