Semakin Banyak Konsumsi Garam Bikin Haus?

Chaerunnisa, Dinda Rachmawati

Jum'at, 12 Mei 2017 | 17:00 WIB
Semakin Banyak Konsumsi Garam Bikin Haus?
Ilustrasi garam. (Shutterstock)

Suara.com - Pernahkan Anda mendengar pernyataan yang menyebutkan, mengonsumsi lebih banyak garam akan membuat Anda haus? Jika setuju dengan hal ini, studi terbaru oleh kosmonot Rusia berikut akan membuat Anda berpikir dua kali terhadap hal tersebut.

Jika Anda mengonsumsi banyak garam atau natrium klorida, Anda mungkin akan menjadi lebih haus dan karenanya Anda akan minum lebih banyak air.

Hal tersebut pada akhirnya akan mencairkan darah Anda untuk mempertahankan konsentrasi sodium yang cukup. Ini akan membuat Anda buang air kecil untuk mengeluarkan kelebihan garam dan air di dalam tubuh.

Namun, studi terbaru menunjukkan bahwa teori ini mungkin benar-benar salah. Percobaan dilakukan melalui dua studi simulasi penerbangan jarak jauh di mana 10 lelaki sehat diberi tiga asupan garam, yakni 12, 9, atau 6 gram per hari, sambil menjaga asupan makanan lainnya tetap konstan.

Studi ini menyimpulkan bahwa makan lebih banyak garam membuat rasa haus dan lapar kosmonot justru berkurang.

Beberapa percobaan berikutnya juga dilakukan pada tikus yang menunjukkan bagaimana asupan garam lebih banyak ternyata dapat membakar lebih banyak kalori. Ini membuat mereka makan 25 persen lebih banyak untuk mempertahankan berat badan mereka.

Studi baru itu bertentangan dengan kebijaksanaan konvensional. Ini sebenarnya hasil sebuah pencarian yang dilakukan oleh ilmuwan Dr Jens Titze, yang sekarang menjadi spesialis ginjal di Jerman.

Studi serupa dilakukan pada tahun 2006 yang menyimpulkan, semakin banyak garam yang dikonsumsi kosmonot, semakin banyak pula garam yang dikeluarkannya.

Hal tersebut memastikan,  kandungan natrium dalam darah tetap konstan bersamaan dengan meningkatnya volume urine. Tapi, seiring asupan garam meningkat, asupan airnya juga berkurang.

Jadi, pertanyaan yang tersisa adalah dari mana air yang diekskresikan datang? Setelah percobaan ini, Dr. Titze mempelajari tikus. Semakin banyak tikus mengonsumsi garam, semakin sedikit air yang mereka minum.

Namun, kebutuhan air mereka masih terpenuhi. Pasalnya, jika garam dala tubuh tinggi, hormon glukokortikoid akan meningkat, menghancurkan lemak dan otot dan membuat air yang bisa digunakan oleh tikus. Proses ini membutuhkan lebih banyak energi. Karena itu, tikus tersebut makan 25 persen lebih banyak daripada makanan biasa mereka.

Hasil penelitian ini menyimpulkan, jika tubuh Anda menghancurkan jaringan untuk menyeimbangkan asupan garam yang tinggi, hal itu bahkan dapat menyebabkan penurunan berat badan. Demikian seperti dilansir dari Times of India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lima Tanda Anda Lebih Banyak Olahraga Ketimbang Makan

Lima Tanda Anda Lebih Banyak Olahraga Ketimbang Makan

Health | Selasa, 04 April 2017 | 13:00 WIB

5 Permasalahan Kulit Ini Bisa Diobati Garam

5 Permasalahan Kulit Ini Bisa Diobati Garam

Health | Kamis, 26 Januari 2017 | 13:14 WIB

KKP akan Bangun Enam Gudang Garam

KKP akan Bangun Enam Gudang Garam

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 11:28 WIB

Ini yang Terjadi pada Tubuh Bila Kelebihan Garam

Ini yang Terjadi pada Tubuh Bila Kelebihan Garam

Health | Rabu, 04 Januari 2017 | 17:25 WIB

Restoran Korea Paling Banyak Dicari Selama 2016

Restoran Korea Paling Banyak Dicari Selama 2016

Lifestyle | Minggu, 25 Desember 2016 | 21:02 WIB

Produksi Garam Cirebon Turun karena Cuaca Tak Tentu

Produksi Garam Cirebon Turun karena Cuaca Tak Tentu

News | Sabtu, 26 November 2016 | 08:59 WIB

Air Garam Mampu Atasi Jerawat Meradang

Air Garam Mampu Atasi Jerawat Meradang

Lifestyle | Jum'at, 18 November 2016 | 19:21 WIB

Tiga Kementerian Ekonomi Garap Garam Artisanal

Tiga Kementerian Ekonomi Garap Garam Artisanal

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 17:18 WIB

Terkini

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×