Tanda-tanda Darurat Anda Harus Membatalkan Puasa

Ririn Indriani

Senin, 19 Juni 2017 | 20:18 WIB
Tanda-tanda Darurat Anda Harus Membatalkan Puasa
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap orang, termasuk Anda, pasti ingin menjalani ibadah puasa dengan baik. Namun, bisa saja Anda mengalami suatu kendala dan pada akhirnya Anda harus membatalkan puasa di hari itu.

Ada beberapa kondisi kesehatan yang membuat Anda lebih baik segera membatalkan puasa, karena dapat membahayakan tubuh Anda. Lalu, kondisi seperti apa yang membuat Anda sebaiknya membatalkan puasa? Berikut adalah tanda dan gejalanya dihimpun hellosehat.com.

Tanda dan gejala Anda harus membatalkan puasa
Gangguan kesehatan yang paling mungkin terjadi ketika berpuasa adalah kondisi hipoglikemia atau kadar gula darah rendah. Hal ini terjadi akibat tubuh tak menerima asupan apapun dalam waktu yang cukup lama.

Apalagi jika Anda melewatkan waktu sahur atau tak mengonsumsi makanan sahur yang bernutrisi tinggi, bukan tidak mungkin Anda akan mengalami hipoglikemia. Selain itu, hipoglikemia juga rentan terjadi pada pengidap diabetes saat menjalani puasa, sebab hormon insulin mereka yang tak normal menyebabkan tubuh tak dapat mempertahankan kadar gula darahnya.

Lalu apa saja tandanya jika kadar gula darah rendah dan harus segera membatalkan puasa? Berbagai gejala dan tanda ketika Anda mengalami gula darah rendah saat puasa, sebagai berikut:
1. Sakit kepala
2. Susah konsentrasi
3. Merasa ‘keliyengan’
4. Tubuh gemetaran
5. Keluar banyak keringat
6. Penglihatan menjadi kabur
7. Merasa sangat lelah
8. Tubuh lemah tak berenergi
9. Kulit tubuh dan wajah menjadi pucat
10. Bila Anda hanya merasakan pusing atau kelelahan, mungkin tingkat hipoglikemia yang Anda alami masih tergolong ringan. Namun bila Anda merasakan lebih dari satu tanda atau gejala yang telah diuraikan, maka sebaiknya Anda segera membatalkan puasa.

Kondisi hipoglikemia yang tak ditangani dengan cepat, akan menyebabkan berbagai komplikasi buruk lainnya.

Lantas, apa yang harus dilakukan setelah membatalkan puasa? Saat mengalami hipoglikemia, tubuh memerlukan asupan yang bisa mengembalikan kadar gula darah menjadi normal kembali, sehingga Anda perlu mengisi perut Anda secepatnya dengan makanan. Anda bisa segera minum teh manis, atau minuman yang mengandung gula untuk mengembalikan kadar gula darah dengan cepat saat terjadi hipoglikemia, baru dilanjutkan dengan makanan.

Lalu, apakah kondisi gula darah rendah saat puasa dapat dicegah? Kondisi gula darah rendah saat berpuasa sebenarnya dapat Anda cegah, yaitu dengan mengonsumsi makanan yang mengandung serat, protein, dan cadangan energi tinggi dengan porsi yang sesuai ketika sahur.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Manfaat Menakjubkan yang Dialami Kulit Saat Anda Puasa

Manfaat Menakjubkan yang Dialami Kulit Saat Anda Puasa

Lifestyle | Rabu, 14 Juni 2017 | 19:31 WIB

Hati-hati, Radang Tenggorokan Paling Sering Muncul Saat Puasa!

Hati-hati, Radang Tenggorokan Paling Sering Muncul Saat Puasa!

Health | Jum'at, 09 Juni 2017 | 07:12 WIB

Bisakah Puasa Mempengaruhi Kesuburan?

Bisakah Puasa Mempengaruhi Kesuburan?

Health | Kamis, 08 Juni 2017 | 07:11 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×