Sepuluh Penyakit Langka Paling Mengerikan dalam Sejarah

Ririn Indriani | Suara.com

Selasa, 29 Agustus 2017 | 08:24 WIB
Sepuluh Penyakit Langka Paling Mengerikan dalam Sejarah
Ilustrasi penyakit kaki gajah. (Shutterstock)

Suara.com - Masuk angin, demam, pilek, atau sakit kepala merupakan beberapa contoh penyakit umum yang memiliki harapan hidup tinggi, karena dapat dengan mudah diobati.

Namun, Anda juga perlu mengetahui bahwa ada pula penyakit langka dan mematikan yang hingga kini dunia medis modern belum berhasil menemukan obat maupun perawatan yang efektif untuk mengatasi penyakit tersebut.

Lantas, apa saja penyakit yang langka yang paling mengerikan dan mematikan di dunia? Berikut daftarnya dihimpun oleh hellosehat.com.

1. Noma (Cancrum oris)
Noma (cancrum oris) adalah infeksi yang menyebabkan pembentukan bisul di mulut atau pada alat kelamin. Bisul-bisul yang tadinya dapat terlihat dengan mata telanjang ini bisa “bergerak” masuk ke dalam jaringan tubuh sampai tidak muncul lagi, sehingga menyebabkan cacat dari dalam tubuh.

Harapan bertahan hidup dari penyakit mematikan ini cukup kecil. Hampir 90 persen orang yang mengidap Noma akhirnya meninggal akibat komplikasi infeksi tersebut. Noma umumnya terjadi pada anak-anak kurang gizi di daerah yang sanitasi dan kebersihannya kurang. Infeksi ini paling sering terjadi pada anak-anak antara usia 2 sampai 5 tahun.

2. Mycetoma (Madura Foot)
Mycetoma adalah penyakit kulit kronis yang menyebabkan pembengkakan pada kaki dan akhirnya melumpuhkan. Mycetoma yang disebabkan oleh jamur (Eumycetoma) atau bakteri filamen (Actinomycetoma) ini punya nama lain “Madura foot” — eits, bukan dari Madura yang ada di Indonesia, loh!

Mycetoma kali pertama diidentifikasi di Madurai, India, pada pertengahan abad ke-19. Penyakit ini biasanya muncul pada pekerja pertanian atau pada individu yang berjalan tanpa alas kaki dalam kondisi kering dan berdebu.

3. Complex Regional Pain Syndrome (CRPS)
CRPS adalah penyakit yang menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, sehingga membuat pengidapnya mengalami kelelahan kronis akibat kekurangan tenaga. CPRS disebabkan oleh kerusakan sistem saraf dan sistem saraf pusat di otak.

Rasa sakitnya dapat begitu merusak hingga menyebabkan masalah kesehatan mental, seperti depresi dan gangguan kecemasan. Seseorang yang menderita CRPS akan merasa tubuhnya panas seperti terbakar dan mengalami rasa nyeri yang menusuk tubuh serta sensasi berdenyut-denyut. Hal ini juga dapat menyebabkan mati rasa, bengkak, nyeri sendi, dan insomnia.

4. Kusta
Kusta adalah infeksi kulit yang disebabkan bakteri Mycobacterium leprae. Kusta banyak ditemukan di Indonesia. Kusta menyebabkan peradangan pada kulit, mata, saraf dan saluran pernapasan sehingga akhirnya bisa menyebabkan hilangnya bagian tubuh yang tampak mengerikan dan kehilangan penglihatan.

Gejala kusta yang paling umum adalah bercak berwarna pucat di kulit yang tersebar acak dan lama-lama terasa kebas. Bagian tubuh yang terinfeksi akan hilang tergerogoti bakteri.

Gejala kusta biasanya muncul dalam tiga sampai lima tahun setelah terpapar bakteri M. leprae. Beberapa orang tidak mengalami gejala sampai 20 tahun kemudian.

Waktu antara kontak dengan bakteri dan munculnya gejala yang lama, membuat dokter sulit menentukan kapan dan di mana kusta terinfeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ajaib! Bocah Lelaki Ini Tak Pernah Menangis, Ternyata ...

Ajaib! Bocah Lelaki Ini Tak Pernah Menangis, Ternyata ...

Health | Senin, 21 Agustus 2017 | 19:26 WIB

Bikin Merinding, Rambut Seberat 2 Kg Ditemukan di Perut Gadis Ini

Bikin Merinding, Rambut Seberat 2 Kg Ditemukan di Perut Gadis Ini

Health | Kamis, 13 Juli 2017 | 19:31 WIB

Kasihan, Wajah Lelaki Ini 'Ditambal' Kulit Kaki, Begini Jadinya

Kasihan, Wajah Lelaki Ini 'Ditambal' Kulit Kaki, Begini Jadinya

Health | Senin, 10 Juli 2017 | 19:31 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB