Duh, Mayoritas Orang Indonesia Masih Salah Sikat Gigi

Chaerunnisa | Risna Halidi | Suara.com

Selasa, 29 Agustus 2017 | 19:06 WIB
Duh, Mayoritas Orang Indonesia Masih Salah Sikat Gigi
Kumaladewi, DVM., MFSc, Head of Professional Marketing Manager PT. Johnson & Johnson Indonesia (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Menyikat gigi dua kali sehari, merupakan anjuran kesehatan yang sudah dijalankan 76 persen warga Indonesia. Meski cukup tinggi, ternyata dari angka tersebut hanya 2,3 persen saja yang sikat gigi dengan cara yang benar.

Hasil Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas diungkapkan, hanya 2,3 persen masyarakat Indonesia yang menyikat gigi sesuai anjuran dokter gigi, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur.

Sisanya, lebih banyak masyarakat yang melakukan aktivitas menggosok gigi pada saat mandi pagi dan mandi saat sore hari. Akibatnya, aktivitas menyikat gigi menjadi percuma karena akan dikotori lagi oleh makanan yang dikonsumsi.

Melihat kondisi tersebut, tak heran jika Head of Professional Marketing Manager PT. Johnson & Johnson Indonesia, Kumaladewi, DVM., MFSc mengatakan sembilan dari sepuluh masyarakat Indonesia memiliki masalah mulut.

"Ada tiga masalah utama pada kesehatan mulut. Pertama, bau mulut. Kedua, radang gusi atau gingivitis, dan ketiga, caries atau gigi berlubang," ungkap Kumala di Jakarta, Selasa (29/8/2019).

Bahkan, data dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) sempat merilis data jika penyakit gigi dan mulut telah menempati peringkat keenam sebagai penyakit yang paling banyak dikeluhkan masyarakat Indonesia.

Sementara itu, menyikat gigi sebagai perawatan paling penting bagi gigi dan mulut yang dilakukan setiap hari hanya mampu membersihkan sekitar 25 persen miliar kuman yang ada pada rongga mulut. Untuk itu, Kumala kembali mengingatkan tentang pentingnya berkumur dengan cairan pembersih kuman pada mulut.

Setali tiga uang dengan Kumala, PDGI juga telah menganjurman masyarakat Indonesia tentang pentingnya berkumur dengan mouthwash secara rutin dua kali dalam sehari setiap sesudah menyikat gigi agar memberikan perlindungan yang baik bagi gigi dan mulut.

Diharapkan, cairan pembersih mulut tersebut dapat menembus lapisan biofilm secara efwktif dan mengurangi perluasan spektrum mikroorganisme dan mengurangi plak dalam mulut hingga 31.6 persen dan radang gusi hingga 24 persen dalam waktu enam bulan.

Kumala juga menjelaskan bagaimana anak-anak sudah bisa mulai diajarkan mencuci mulut dengan mouthwash sejak usia enam tahun. Caranya, minta anak untuk berkumur dengan air yang sudah disediakan dalam gelas dan kembali keluarkan. Jika air nampak masih dalam jumlah takaran yang sama, maka anak sudah dianggap mampu berkumur dengan pembersih mulut.

Untuk cairan pembersih mulut yang menggunakan kandungan alkohol, Kumala menyarankan agar digunakan anak di atas usia 12 tahun. "Listerine Natural Green Tea misalnya, tidak mengandung alkohol. Lagipula alkohol bukan zat aktif yang mempengaruhi kinerja. Alkohol membuat produk lebih stabil dan membuat rasa lebih segar saja dan Listerine Natural Green Tea mengandung empat minyak esensial yang mampu mengurangi bakteri penyebab plak," tutup Kumala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Akibatnya Jika Tidak Bersihkan Lidah Saat Sikat Gigi

Ini Akibatnya Jika Tidak Bersihkan Lidah Saat Sikat Gigi

Health | Sabtu, 22 April 2017 | 15:15 WIB

Begini Cara Ajarkan Anak Sikat Gigi yang Benar

Begini Cara Ajarkan Anak Sikat Gigi yang Benar

Health | Minggu, 19 Maret 2017 | 06:15 WIB

Lelaki Ini Doyan Makan Batang Sikat Gigi

Lelaki Ini Doyan Makan Batang Sikat Gigi

Health | Jum'at, 17 Maret 2017 | 11:24 WIB

Sikat Gigi dan Disfungsi Ereksi Ternyata Berhubungan

Sikat Gigi dan Disfungsi Ereksi Ternyata Berhubungan

Health | Jum'at, 30 Desember 2016 | 19:58 WIB

Gusi Sering Berdarah saat Sikat Gigi? Ini Penyebabnya

Gusi Sering Berdarah saat Sikat Gigi? Ini Penyebabnya

Health | Senin, 28 November 2016 | 11:00 WIB

Awas, Salah Menyikat Gigi Bisa Picu Gigi Sensitif

Awas, Salah Menyikat Gigi Bisa Picu Gigi Sensitif

Health | Rabu, 15 Juni 2016 | 11:30 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB