Array

Jangan Anggap Remeh, Tidak Sarapan Bisa Memicu Stroke!

Rabu, 04 Oktober 2017 | 08:08 WIB
Jangan Anggap Remeh, Tidak Sarapan Bisa Memicu Stroke!
Ilustrasi sarapan sehat. (Shutterstock)

Suara.com - Pentingnya sarapan bagi kesehatan sepertinya sudah diketahui semua orang. Meski demikian pemahaman akan pentingnya sarapan tak membuat semua orang tergerak untuk mengonsumsi makanan tertentu sebelum beraktivitas.

Baru-baru ini sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of the American College of Cardiology menemukan dampak dari mengabaikan atau tidak sarapan yang bisa membahayakan jantung.

Mereka yang jarang sarapan cenderung mudah mengalami penumpukan plak di pembuluh darah yang sewaktu-waktu dapat meningkatkan risiko serangan jantung hingga stroke.

Temuan ini didapat setelah peneliti menganalisis 4000 orang dewasa yang bebas penyakit jantung di awal penelitian. Mereka ditanya bagaimana kebiasaan sarapan mereka sehari-hari. Kemudian peneliti melakukan pemeriksaan USG pada peserta untuk menilai adanya penumpukan plak di pembuluh darah atau juga disebut aterosklerosis.

Peneliti menemukan, responden yang melewatkan sarapan lebih dari dua kali seminggu menunjukkan adanya penumpukan plak pada empat lokasi tubuh antara lain leher kanan dan kiri, perut, serta panggul mereka.

Mereka yang sarapan ringan ternyata juga berisiko meski tidak sebesar orang yang melewatkannya sama sekali.
Peneliti menyimpulkan, mereka yang kebiasaan sarapannya sangat sedikit di pagi hari 21 persen berisiko mengalami penumpukan plak di pembuluh darah arteri leher mereka. Sedangkan mereka yang tidak sarapan sama sekali berisiko 76 persen mengalami penumpukan plak di arteri leher mereka.

Menurut peneliti, penumpukan plak di arteri leher sangat berbahaya karena dapat menyumbat aliran darah ke otak sehingga berpotensi memicu stroke.

Peneliti juga mengemukakan, mereka yang tidak sarapan di pagi hari cenderung merasa lapar di siang hari sehingga berpotensi mengonsumsi makanan besar dalam jumlah banyak dan tinggi lemak. Disinilah potensi penumpukan plak terjadi akibat konsumsi makanan tinggi lemak yang meningkat akibat melewatkan waktu sarapan.

"Semakin banyak kelebihan lemak yang Anda miliki, semakin besar produksi senyawa peradangan tubuh yang dapat menyebabkan penumpukan plak," kata peneliti dilansir Menshealth.

Jadi, mulai sekarang jangan lagi melewatkan sarapan ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI