Memukul Perburuk Masalah Perilaku pada Anak

Chaerunnisa | Risna Halidi | Suara.com

Senin, 20 November 2017 | 21:31 WIB
Memukul Perburuk Masalah Perilaku pada Anak
Ilustrasi ibu memukul anak (Shutterstock)

Suara.com - Orangtua, memukul anak ternyata berbahaya dan bisa memperburuk perilaku mereka. Hal tersebut diungkapkan para peneliti dari University of Texas di Amerika Serikat.

"Temuan kami menunjukkan bahwa pukulan itu bukan teknik yang efektif dan justru membuat perilaku anak menjadi lebih buruk dan tidak lebih baik," kata penulis utama studi, Elizabeth T Gershoff.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science, menunjukkan bahwa peningkatan masalah perilaku tidak bisa dikaitkan dengan berbagai karakteristik anak, orangtua, atau lingkungan rumah. Namun, memukul anak tampaknya memiliki dampak yang lebih spesifik.

"Orangtua memukul dengan berbagai alasan, seperti latar belakang pendidikan atau budaya mereka atau betapa sulitnya perilaku anak-anak mereka," kata Gershoff lagi.

Peneliti memeriksa data dari 12.112 anak. Ketika anak-anak berusia lima tahun, orangtua diminta melaporkan berapa kali mereka pernah memukul anak dalam seminggu terakhir.

Peneliti kemudian mencocokkan data anak-anak yang telah dipukul dengan mereka yang tidak. "Kami menyadari bahwa metode statistik dari kecocokan skor dapat membantu kita sedekat mungkin dengan eksperimen," katanya.

Hasilnya menunjukkan bahwa anak-anak yang telah dipukul pada usia lima tahun menunjukkan peningkatan masalah perilaku yang lebih besar pada usia enam tahun dan juga pada usia delapan tahun bila dibandingkan dengan anak-anak yang belum pernah dipukul.

"Fakta bahwa mengetahui apakah seorang anak pernah dipukul sudah cukup untuk memprediksi tingkat masalah perilaku mereka bertahun-tahun kemudian agak mengejutkan. Ini menunjukkan bahwa pukulan pada frekuensi apapun berpotensi membahayakan anak-anak," tandasnya. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Mengapa Anda Harus Cuci Kaki Sebelum Masuk Rumah

Ini Mengapa Anda Harus Cuci Kaki Sebelum Masuk Rumah

Health | Kamis, 02 November 2017 | 15:05 WIB

Menkes Ajak Kementerian Lain Ciptakan Sekolah Sehat

Menkes Ajak Kementerian Lain Ciptakan Sekolah Sehat

Health | Sabtu, 19 Agustus 2017 | 09:43 WIB

Apa Penyebab Sindrom Tourette yang Diderita Tora Sudiro? Baca Ini

Apa Penyebab Sindrom Tourette yang Diderita Tora Sudiro? Baca Ini

Health | Selasa, 08 Agustus 2017 | 14:46 WIB

Ini Dampaknya Bila Orangtua Main Ponsel Pintar di Depan Anak

Ini Dampaknya Bila Orangtua Main Ponsel Pintar di Depan Anak

Health | Selasa, 11 Juli 2017 | 14:46 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB