Ini yang Terjadi pada Pencernaan saat Anda Puasa

Ririn Indriani

Senin, 21 Mei 2018 | 04:15 WIB
Ini yang Terjadi pada Pencernaan saat Anda Puasa
ilustrasi puasa (Shutterstock)

Kinerja Pencernaan saat Puasa
Lalu, bagaimana kinerja pencernaan saat puasa? Tentunya saat Anda tengah puasa, beban kerja dari sistem pencernaan akan berkurang dari biasanya. Saat puasa Ramadan, sistem pencernaan akan bekerja seperti biasanya saat Anda makan sahur.

Selama 8 jam setelah makan sahur, sistem pencernaan akan mengubah makanan yang Anda makan saat sahur menjadi glukosa untuk energi tubuh. Setelah itu, tubuh akan masuk ke dalam mode puasa, di mana usus telah selesai menyerap nutrisi dari makanan terakhir tersebut. Pada mode puasa ini, kadar gula darah Anda akan mulai menurun.

Jika dalam keadaan normal, glukosa tubuh Anda yang tersimpan di hati dan otot-otot (glycogen), akan menggantikan peran glukosa yang datang dari makanan.

Glycogen inilah yang kemudian digunakan tubuh Anda untuk memberikan energi pada otak dan bagian tubuh lainnya. Sementara itu, pada saat ini, karena tidak perlu mencerna apapun (8 jam setelah sahur), sistem pencernaan Anda akan beristirahat dan melambatkan kinerjanya.

Saat puasa makanan berlanjut hingga sore hari, dan glycogen sudah habis digunakan oleh tubuh, maka tubuh akan mencari sumber energi lain, yang datang dari lemak tubuh. Penggunaan lemak sebagai sumber energi tubuh inilah yang akan mengurangi kadar lemak jahat dan kolesterol yang ada di tubuh Anda, sekaligus menurunkan berat badan.

Energi yang berasal dari lemak bisa bertahan lebih dari 24 jam, dan jika Anda terus berpuasa hingga berhari-hari (tanpa mengonsumsi makanan apapun), maka saat lemak tubuh habis, tubuh akan beralih dengan mulai menggunakan protein tubuh sebagai sumber energi. Saat tubuh mulai menggunakan simpanan protein, maka Anda akan memasuki mode kelaparan.

Meski begitu, tentu puasa Ramadan tidak akan membuat Anda mencapai mode kelaparan. Pasalnya, Anda hanya puasa dari waktu subuh hingga senja, dan puasa yang yang dijalani diakhiri setiap harinya.

Karenanya, energi yang dibutuhkan dan digunakan oleh tubuh bisa diganti dengan glukosa dari makanan sahur dan makanan berbuka.

Cara Tepat Berbuka Puasa
Saat berbuka, sistem pencernaan yang kinerjanya melambat selama hampir seharian, akan kembali aktif untuk mencerna makanan. Meski begitu, pencernaan Anda tidak bisa mendadak sanggup mengolah dan mencerna makanan berat dalam jumlah besar.

Sistem pencernaan Anda butuh waktu, dan karenanya Anda tidak dianjurkan untuk langsung makan berat. Mulailah berbuka dengan kurma, buah-buahan, atau makanan ringan lainnya, dan tunggulah 1 – 2 jam untuk mulai mengonsumsi makanan berat.

Lantas, apa pengaruh puasa bagi sistem pencernaan? Sejatinya, bepuasa memberikan efek positif bagi kondisi sistem pencernaan Anda. Pasalnya, puasa memberi waktu pada sistem pencernaan Anda untuk beristirahat, sehingga dapat mengurangi risiko atau menyembuhkan masalah kesehatan pada pencernaan.

Selain itu, puasa juga dapat menguatkan sistem pencernaan Anda. Hebat, bukan? Nah, itu dia serba-serbi cara kerja sistem pencernaan saat berpuasa yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat, ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Risiko Ini Mengintai Anda yang Langsung Tidur Usai Sahur

Risiko Ini Mengintai Anda yang Langsung Tidur Usai Sahur

Health | Jum'at, 18 Mei 2018 | 12:30 WIB

Konsumsi Vitamin C saat Sahur, Ini 5 Manfaat yang Didapat

Konsumsi Vitamin C saat Sahur, Ini 5 Manfaat yang Didapat

Health | Jum'at, 18 Mei 2018 | 09:39 WIB

Empat Tips Mencegah Sakit Kepala saat Puasa

Empat Tips Mencegah Sakit Kepala saat Puasa

Health | Kamis, 17 Mei 2018 | 14:00 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×