Bawa Anak Disabilitas Mudik, KPAI Beri Tips Ini untuk Orangtua

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Selasa, 12 Juni 2018 | 14:24 WIB
Bawa Anak Disabilitas Mudik, KPAI Beri Tips Ini untuk Orangtua
Ilustrasi pemudik disabilitas di Bandara. (Shutterstock)

Suara.com - Jelang Lebaran dimana banyak orang mudik, Komisioner Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberikan tips dan edukasi kepada orangtua yang membawa anak disabilitas saat mudik. Edukasi ini dilakukan agar orangtua tahu apa saja yang harus diperhatikan bila membawa mudik anaknya yang disabilitas.

Ini sangat penting untuk diketahui para orangtua, karena beberapa waktu lalu, media sosial Instagram sempat diramaikan postingan seorang penumpang yang anaknya tak boleh naik pesawat, karena alasan berkebutuhan khusus, tepatnya autis.

Cerita tersebut diposting oleh pemilik akun Instagram annahermawan, Senin (11/6/2018) pagi. Anna menceritakan anaknya yang berkebutuhan khusus tak boleh naik pesawat pada Sabtu (9/6/2018) di bandara Yogyakarta.

BACA JUGATips Pilih Baju Lebaran untuk Si Pemilik Tubuh Berisi

Setelah sempat tak boleh terbang, akhirnya keesokan harinya Anna dan putrinya bisa berangkat dari Yogyakarta ke Balikpapan. Menanggapi hal ini, komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Ai Maryati Solihah, M.Si, mengatakan bahwa sebenarnya Kementerian Perhubungan sudah memberikan fasilitas untuk anak-anak yang disabilitas.

Apalagi, lanjut dia, sudah ada undang-undang yang mengatur hal tersebut, tepatnya dalam undang-undang nomor 8 tahun 2018 tentang disabilitas, di mana mereka haruslah mendapatkan perhatian khusus, bukan perbedaan.

"Itu akan membawa kesan trauma baik ke anak atau ke orangtua. Karena anak akan merasa terlukai, dia sudah semangat dia mau berpergian, tapi diperlakukan seperti itu," kata Ai saat ditemui di Gedung KPAI, Jakarta, Selasa (12/6/2018).

BACA JUGA: Dua Hal Yang Luput Diperbincangkan Oleh Trump dan Kim

Karenanya, dia mengimbau untuk para orangtua, agar tidak lagi merasa khawatir ketika membawa anak-anak bepergian. Agar membuat mereka merasa nyaman dan aman, Ai menganjurkan orangtua bisa memilih maskapai penerbangan atau transportasi yang ramah anak dan disabilitas.

baca juga

Membawa permainan khusus dan beberapa alat yang bisa membantu anak merasa aman, nyaman, dan menikamti perjalanan juga merupakan hal yang penting.

"Seperti bantal, alat permainan khusus mereka, selain bisa membuat anak tenang, ini juga akan membuat nyaman saat mereka menaiki transportasi umum," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Catat, Ini yang Wajib Dibawa saat Mudik Lebaran Agar Makin Asyik!

Catat, Ini yang Wajib Dibawa saat Mudik Lebaran Agar Makin Asyik!

Lifestyle | Selasa, 12 Juni 2018 | 11:48 WIB

10 Tulisan Truk Pantura Kocak Ini Bisa Kamu Nikmati Selama Mudik

10 Tulisan Truk Pantura Kocak Ini Bisa Kamu Nikmati Selama Mudik

Lifestyle | Senin, 11 Juni 2018 | 19:21 WIB

Tips Mudik Anti Jet Lag

Tips Mudik Anti Jet Lag

Lifestyle | Senin, 11 Juni 2018 | 05:33 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB