Diet Kacang - kacangan Bisa Mendongkrak Kualitas Sperma Lho!

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Jum'at, 06 Juli 2018 | 20:03 WIB
Diet Kacang - kacangan Bisa Mendongkrak Kualitas Sperma Lho!
Kacang-kacangan baik untuk kesehatan sperma. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa diet kacang-kacangan bisa meningkatkan alias mendongkrak jumlah dan kualitas sperma.

Penulis utama Dr Albert Salas-Huetos mengatakan bahwa penelitian yang dilakukan oleh Human Nutrition Unit of the Rovira i Virgili University di Spanyol ini, dibuat sebagai tanggapan terhadap penurunan kuantitas dan kualitas sperma manusia, dikaitkan dengan polusi, merokok, dan tren menuju diet gaya barat.

BACA JUGA: Mengintip Sandal Meghan Markle Berharga Tiga Jutaan

Penelitian selama 14 minggu itu melibatkan 119 lelaki sehat dan subur berusia antara 18 dan 35. Mereka menyelidiki efek yang terjadi pada sperma bila lelaki melakukan penambahan kacang pada dietnya.

Beberapa peserta diminta untuk menambahkan 60 gram kacang almond, hazelnut dan walnut ke dalam makanan mereka, sementara yang lain diminta untuk terus makan seperti biasa.

BACA JUGA: Gaun Selena Gomez Ternyata Mirip Punya Meghan Markle

Para peneliti menemukan bahwa peserta yang terdapat dalam kelompok yang menjalani diet kacang-kacangan mengalami peningkatan jumlah sperma sebesar 16 persen, vitalitas sperma sebesar 4 persen, motilitas sperma sebesar 6 persen dan morfologi sperma sebesar 1 persen.

Tak hanya itu, peneliti juga menunjukkan penurunan fragmentasi DNA sperma yang "signifikan", yang dikaitkan dengan infertilitas. Jadi, haruskah lelaki yang memiliki rencana mempunyai keturunan menambahkan kacang untuk diet sehari-harinya?

BACA JUGA: Lima Fakta Tas Bijan, Tas Paling Mahal di Dunia

“Kami belum bisa mengatakannya hanya berdasarkan hasil penelitian ini,” kata Salas-Huetos dilansir independent.co.uk.

Tetapi bukti terakumulasi dalam literatur bahwa perubahan gaya hidup sehat seperti mengikuti pola diet yang sehat dapat membantu konsepsi. Dan, tentu saja kacang-kacangan adalah komponen kunci dari diet sehat Mediterania.

BACA JUGA: Lipstik Lokal Keluaran Artis Ini Cuma Dijual Rp 100 Ribuan

Temuan terbaru ini konsisten dengan perbaikan dalam penelitian terbaru lainnya, yang melaporkan bahwa diet tinggi makanan kaya antioksidan dapat meningkatkan kesehatan sperma secara keseluruhan.

Diterbitkan dalam jurnal Ecology Letters, sebuah studi 2011 oleh University of Western Australia menemukan bahwa pertahanan terbaik untuk mencegah kerusakan sperma adalah kombinasi dari dua antioksidan yang kuat, yakni vitamin E dan beta-karoten.

Hal ini menunjukkan bahwa asupan makanan seperti blewah, wortel, aprikot, labu dan mangga, makanan berwarna oranye yang kaya akan beta-karoten dan almond, minyak kedelai, dan brokoli yang kaya akan vitamin E, dapat membantu menjaga kesehatan sperma.

Itulah tentang manfaat lelaki menjalani diet kacang-kacangan yang menurut studi ilmiah ternyata bisa mendongkrak kualitas sperma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buang Baju Lama, Perempuan Ini Sukses Turunkan Berat Badan

Buang Baju Lama, Perempuan Ini Sukses Turunkan Berat Badan

Lifestyle | Rabu, 04 Juli 2018 | 06:43 WIB

5 Diet Ekstrim Selebriti Dunia, Anda Mau Tiru?

5 Diet Ekstrim Selebriti Dunia, Anda Mau Tiru?

Lifestyle | Kamis, 28 Juni 2018 | 12:32 WIB

Aneh, Air Rebusan Hot Dog Jadi Tren Diet di Kanada

Aneh, Air Rebusan Hot Dog Jadi Tren Diet di Kanada

Health | Rabu, 27 Juni 2018 | 18:26 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×