Heboh Bocah 2 Tahun Jadi Perokok, IAKMI: Indonesia Darurat Rokok

Ade Indra Kusuma, Risna Halidi

Kamis, 23 Agustus 2018 | 09:00 WIB
Heboh Bocah 2 Tahun Jadi Perokok, IAKMI: Indonesia Darurat Rokok
Tidak ada batas aman dalam merokok. (Shutterstock)

Suara.com - Baru-baru ini, Indonesia kembali dikejutkan dengan kejadian perokok batita berinisial RAP yang masih berusia 2 tahun asal Cibadak, Sukabumi.  Ketua Tobacco Control Support Center (TCSC) dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), dr. Sumarjati Arjoso mengatakan, merokok memiliki korelasi dengan masalah kurang gizi atau stunting. Uniknya, 60 persen perokok di Indonesia datang dari kalangan kurang mampu atau miskin. 

"Usianya semakin kecil dari tadinya usia Sekolah Dasar jadi anak usia 2 tahun seperti RAP ini. Ini darurat," kata Sumarjati.

"Data dari Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) menyatakan keluarga miskin saja masih merokok. Tentunya uang beli rokok bisa lebih dari uang pembelian gizi untuk anak," katanya saat ditemui Suara.com dalam acara 'Baby Smoker Masih Tetap Ada' di Jakarta, baru-baru ini.

Karena itu juga, kebiasaan merokok dianggap memiliki korelasi erat dengan kejadian stunting pada anak.

"Apalagi kalau memulai merokok dari ibu hamil. Bayi dalam kandungan pasti penyerapan zat gizinya akan terlambat, jadi berat badan lahir (BBL) rendah dan pada akhirnya, penyerapan gizi akan terganggu dan terjadi stunting," katanya lagi.

Hal yang lebih mengkhawatirkan lagi, angka konsumsi rokok pada anak-anak Indonesia juga semakin tinggi.

Pada 1995 misalnya, ada 9.6 persen anak usia 5-14 tahun yang mulai mencoba merokok. Namun angka tersebut naik drastis pada 2010 dengan 19.2 persen anak usia 5-14 tahun sudah mulai mencoba merokok. Parahnya lagi usia perokok pemula pada 2018 naik menjadi anak usia 2 tahun.

Ia menduga kebiasaan seperti membuang puntung rokok sembarangan, merokok dekat anak-anak, penjualan rokok tanpa batas, dan iklan rokok yang masif masih menjadi penyebab mengapa semakin tingginya angka perokok pemula.

"Untuk itu pemerintah harus segera membuat aturan yang tegas agar menghambat munculnya baby smoker baru," tegasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bola Voli  Putra: Meski Menang, Arab Saudi Diganjar Kartu Merah

Bola Voli Putra: Meski Menang, Arab Saudi Diganjar Kartu Merah

Sport | Kamis, 23 Agustus 2018 | 08:00 WIB

Fajar / Rian Tumbang, Tim Putra Indonesia Gagal Sabet Emas

Fajar / Rian Tumbang, Tim Putra Indonesia Gagal Sabet Emas

Sport | Rabu, 22 Agustus 2018 | 23:26 WIB

Terkini

Masuk Kabinet dan Wantimpres, Golkar Segera Surati KPU Terkait PAW Sarmuji dan Bamsoet

Masuk Kabinet dan Wantimpres, Golkar Segera Surati KPU Terkait PAW Sarmuji dan Bamsoet

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Pajak E-commerce Resmi Berlaku usai Sempat Ditunda Purbaya, Seller Shopee dkk Kena Pungutan PPh 22

Pajak E-commerce Resmi Berlaku usai Sempat Ditunda Purbaya, Seller Shopee dkk Kena Pungutan PPh 22

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

Ngaku Takut Bertemu Menteri PPPA, Pratikno Ungkap Isu Paling Berat Selama Menjabat Menko PMK

Ngaku Takut Bertemu Menteri PPPA, Pratikno Ungkap Isu Paling Berat Selama Menjabat Menko PMK

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

Prabowo Terima Kunjungan Presiden FIFA di Istana Merdeka, Apa Saja yang Dibahas?

Prabowo Terima Kunjungan Presiden FIFA di Istana Merdeka, Apa Saja yang Dibahas?

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

5 Eyeshadow Nude di Bawah 50 Ribu, Cocok Buat Daily Makeup Fresh & Natural!

5 Eyeshadow Nude di Bawah 50 Ribu, Cocok Buat Daily Makeup Fresh & Natural!

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Harga Cabai Kian Pedas Tembus Rp100 Ribu/Kg, Inflasi Sumut Terancam Kembali Naik

Harga Cabai Kian Pedas Tembus Rp100 Ribu/Kg, Inflasi Sumut Terancam Kembali Naik

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Imipas Bantah Ada Kolam Renang di Lapas Cibinong: Itu Tempat Pembuangan Kotoran Sapi

Imipas Bantah Ada Kolam Renang di Lapas Cibinong: Itu Tempat Pembuangan Kotoran Sapi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Refly Harun Sentil Saksi yang Sebut Sidang MK Ilegal: Kalau Begitu, Ngapain Datang?

Refly Harun Sentil Saksi yang Sebut Sidang MK Ilegal: Kalau Begitu, Ngapain Datang?

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Polisi Ringkus Pencuri Komponen Tower di Medan

Polisi Ringkus Pencuri Komponen Tower di Medan

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:43 WIB

RUU Satu Data Indonesia Siap Disahkan Besok di Paripurna, Ini Poin-Poin Pentingnya

RUU Satu Data Indonesia Siap Disahkan Besok di Paripurna, Ini Poin-Poin Pentingnya

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:43 WIB

×