Kasus Bayi Terlahir dengan Sifilis Kongenital Meningkat

Ade Indra Kusuma | Risna Halidi | Suara.com

Rabu, 26 September 2018 | 13:58 WIB
Kasus Bayi Terlahir dengan Sifilis Kongenital Meningkat
Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Jumlah bayi di Amerika Serikat yang terlahir dengan sifilis, meningkat dua kali lipat pada 2017 lalu. Data tersebut diungkapkan oleh badan pengendalian dan pencegahan penyakit menular di Amerika Serikat, CDC.

Sifilis sendiri merupakan infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri spiroset Treponema pallidum sub-spesies pallidum. 

Penularan sifilis biasa terjadi melalui kontak seksual, namun infeksi ini juga dapat ditularkan dari ibu ke janin selama kehamilan atau saat kelahiran, yang menyebabkan terjadinya sifilis kongenital.

Di Amerika Serikat, tingkat sifilis kongenital meningkat lebih dari 150 persen antara 2013 hingga 2017.

Tercatat ada sebanyak 362 bayi yang terlahir dengan sifilis pada 2013 dan naik menjadi 918 bayi pada 2017.

Itu merupakan angka tertinggi kelahiran anak dengan sifilis selama 20 tahun terakhir dan mayoritas kasus terjadi di negara bagian Barat dan Selatan, seperti California.

Pada perempuan hamil dengan sifilis, masalah dapat diobati dengan mengonsumsi antibiotik selama kehamilan. Tetapi pada beberapa kasus,  penyakit sudah tidak dapat diobati dan mudah menularkan buah hatinya.

Sementara itu, sifilis kongenital juga dapat diobati dengan antibiotik. Meski demikian, sifilis kongenital tetap dapat mengakibatkan masalah kesehatan fisik dan mental permanen untuk bayi, dan dalam beberapa kasus, dapat berakibat fatal. 

Lewat temuan ini, CDC menggarisbawahi pentingnya pengujian sifilis rutin untuk ibu hamil.

Bulan lalu, CDC juga merilis data awal yang menunjukkan bahwa tingkat penularan penyakit seksual menular telah memecahkan rekor di Amerika Serikat. Lewat data terlampir, ada 2,3 juta kasus klamidia, gonore dan sifilis terdiagnosis pada 2017. 

Data tersebut meningkat dari 2016 yang tercatat hanya ada 200.000 kasus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Instagram Anak Putri Marino - Chicco Jerikho Langsung Diserbu

Instagram Anak Putri Marino - Chicco Jerikho Langsung Diserbu

Entertainment | Rabu, 26 September 2018 | 13:53 WIB

Awas Terjangkit Penyakit Menular Seksual, Ini Mitos dan Faktanya

Awas Terjangkit Penyakit Menular Seksual, Ini Mitos dan Faktanya

Health | Senin, 24 September 2018 | 20:00 WIB

Berikan ASI pada Bayi Prematur, Buat Otaknya Berkembang

Berikan ASI pada Bayi Prematur, Buat Otaknya Berkembang

Health | Senin, 24 September 2018 | 13:00 WIB

Terkini

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB