Mudah Merasa Terengah-engah? Waspada Tanda-Tanda Hipertensi Paru

Silfa Humairah Utami

Senin, 01 Oktober 2018 | 02:15 WIB
Mudah Merasa Terengah-engah? Waspada Tanda-Tanda Hipertensi Paru
ilustrasi pasien merasakan mudah terengah-engah. (Shutterstock)

Suara.com - Gampang terengah-engah saat beraktifitas jangan digampang sepele, hati-hati bisa jadi hal tersebut Anda terkena hipertensi paru yang utama.

Apa itu penyakit hipertensi paru dan berbahaya atau tidak? Berikut penjelasan lengkap menurut pakar hipertensi paru dan penyakit jantung, dr. Lucia Kris Dinarti, Sp PD, Sp JP.

Penyakit hipertensi paru alias hipertensi pulmonal berbeda dengan kondisi hipertensi biasa alias hipertensi sistemik. Nah, seorang spesialis jantung dan ahli hipertensi paru dari Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta, Lucia Kris Dinarti, memaparkan perbedaan keduanya.

Menurutnya, hipertensi sistemik terjadi ketika angka tekanan darah pada tensimeter naik melebihi batas normal. Kondisi tersebut lebih banyak berkaitan pada jantung kiri.

“Nah, hipertensi paru terjadinya pada jantung kanan. Jadi ada peningkatan tekanan di pembuluh darah paru yang melebihi 25 mmHg, inilah hipertensi paru,” papar dr Lucia Kris ketika ditemui di Hotel Raffles Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin (24/9).

Secara umum, gejala dan tanda hipertensi biasa dengan hipertensi baru itu berbeda. Gejala hipertensi paru lebih banyak mengarah pada masalah pernapasan.

Seperti yang dijelaskan oleh dr Lucia Kris, berikut adalah berbagai gejala dan tanda hipertensi paru yang perlu diwaspadai dilansir Hello Sehat:

-Mengalami sesak napas yang tidak jelas penyebabnya
-Ketika beraktivitas mudah ngos-ngosan atau terengah-engah
-Gangguan irama jantung
-Mudah lelah

Sedangkan untuk anak-anak, ada tanda hipertensi paru lainnya yakni:

baca juga

-Batuk berulang
-Pertumbuhan terhambat (lebih lambat daripada anak-anak seusianya)

“Tidak mudah untuk mendeteksi tanda hipertensi paru, karena gejala-gejalanya memang tidak khas dan mirip dengan penyakit lain. Bahkan anak-anak sering salah didiagnosis dengan penyakit TBC. Padahal, sebetulnya bisa jadi hipertensi paru,” ungkap dr Lucia Kris yang juga menjalin kerja sama erat dengan Yayasan Hipertensi Paru Indonesia (YHPI).

Karena sulit dideteksi, banyak orang yang tidak segera mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Akhirnya kebanyakan pasien baru periksa ke dokter ketika kondisinya sudah parah atau bahkan sudah terlambat ditangani.

Lucia Kris menyarankan siapa pun yang merasakan berbagai tanda hipertensi paru seperti cepat ngos-ngosan saat beraktivitas dan sering mengalami sesak napas yang tidak jelas penyebabnya untuk segera periksa ke dokter. Apalagi kalau semakin lama keluhan ini terus bertambah parah.

Dokter akan memeriksa irama detak jantung Anda dengan stetoskop, memeriksa kondisi jantung dengan prosedur rekam jantung, atau melakukan rontgen paru. Bila Anda dicurigai memiliki hipertensi paru, Anda mungkin diminta untuk menjalani katerisasi jantung kanan.

Pasalnya, bila hipertensi paru tidak segera dikenali dan ditangani, penyakit ini bisa mengancam nyawa.

Penyakit hipertensi paru ini tentu akan menganggu aktivitas Anda sehari-hari karena Anda jadi mudah lelah dan terengah-engah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada, 5 Penyakit Paru Ini Paling Banyak Sebabkan Kematian

Waspada, 5 Penyakit Paru Ini Paling Banyak Sebabkan Kematian

Health | Jum'at, 21 September 2018 | 18:03 WIB

Studi: Generasi Milenial Berisiko Tinggi Kena Hipertensi

Studi: Generasi Milenial Berisiko Tinggi Kena Hipertensi

Health | Minggu, 09 September 2018 | 16:21 WIB

Minyak Zaitun Gantikan Asupan Garam Bagi Penderita Hipertensi

Minyak Zaitun Gantikan Asupan Garam Bagi Penderita Hipertensi

Health | Rabu, 01 Agustus 2018 | 09:59 WIB

Terkini

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:45 WIB

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:41 WIB

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 20:23 WIB

×