Biji Kapas Sebagai Sumber Protein Baru, Kenapa Tidak?

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Senin, 22 Oktober 2018 | 13:45 WIB
Biji Kapas Sebagai Sumber Protein Baru, Kenapa Tidak?
Biji kapas bisa jadi makanan sumber protein baru. (Shutterstock)

Suara.com - Menjaga ketahanan pangan penting demi keberlangsungan bumi. Salah satu contohnya adalah mengolah biji kapas menjadi makanan sumber protein.

Segala daya dan upaya dilakukan agar kehidupan di muka bumi terus berjalan dan ketahanan pangan bisa dijaga. Salah satunya dengan mencari sumber makanan terbarukan bagi umat manusia.

Dengan latar belakang isu tersebut, regulator di Amerika Serikat mulai membuka jalan agar para petani kapas di sana dapat memodifikasi biji kapas menjadi makanan yang laik untuk manusia.

Dilansir dari New York Post, biji kapas diketahui mengandung protein yang tinggi dan dipercaya dapat menjadi sumber asupan makanan bagi masyarakat dengan masalah malnutrisi.

Kapas biasanya dimanfaatkan untuk industri tekstil, sementara biji kapas biasa dimanfaatkan untuk pakan hewan seperti sapi dan domba.

Awalnya, biji kapas dianggap tidak cocok untuk manusia karena mengandung kadar gossypol yang tinggi. Gossypol merupakan senyawa yang ditemukan pada biji kapas, dan akan menjadi racun kalau dikonsumsi.

Lalu bagaimana caranya agar biji kapas bisa dimakan juga oleh manusia? Peneliti dari Texas A&M AgriLife Research, Keerti Rathore menggunakan RNAi atau interferensi RAN, sebuah teknologi yang dibuat untuk 'membungkam' gen bahkan hampir menghilangkan gossypol dari biji kapas yang beracun.

"Bagi saya, secara pribadi, rasanya seperti buncis dan itu bisa dikonsumsi, rasanya lezat," kata Rathore.

Selain bisa langsung dimakan, biji kapas juga dapat diubah menjadi tepung roti, tortilla, dan makanan panggang lainnya.

baca juga

Rathore menambahkan, andai semua biji kapas yang diproduksi di seluruh dunia dapat digunakan untuk nutrisi manusia, maka itu bisa memenuhi kebutuhan protein harian sekitar 575 juta orang.

"Banyak dari sekitar 80 negara penghasil kapas di dunia, terutama di Asia dan Afrika, memiliki populasi yang menghadapi kekurangan gizi yang dapat diatasi dengan pabrik baru," tutup Rathore.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AS Kenalkan Inovasi Teknologi Terbaru Produk Kapas

AS Kenalkan Inovasi Teknologi Terbaru Produk Kapas

Press Release | Kamis, 13 September 2018 | 13:23 WIB

7 Sayuran Ini Kaya Akan Protein Nabati

7 Sayuran Ini Kaya Akan Protein Nabati

Health | Rabu, 05 September 2018 | 16:30 WIB

Jalani Diet, Wanita Ini Pilih Makan Serangga dan Ulat

Jalani Diet, Wanita Ini Pilih Makan Serangga dan Ulat

Lifestyle | Senin, 13 Agustus 2018 | 15:23 WIB

Bir Sehat Bagi Tubuh, Asalkan ...

Bir Sehat Bagi Tubuh, Asalkan ...

Health | Senin, 06 Agustus 2018 | 15:30 WIB

Masih Banyak Masyarakat Salah Kaprah Soal Asupan Protein

Masih Banyak Masyarakat Salah Kaprah Soal Asupan Protein

Health | Kamis, 02 Agustus 2018 | 09:25 WIB

Terkini

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 01:49 WIB

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

×