Kedokteran Nuklir, Metode Terkini Atasi Kanker

RR Ukirsari Manggalani, Firsta Nodia

Senin, 26 November 2018 | 19:00 WIB
Kedokteran Nuklir, Metode Terkini Atasi Kanker
PET/CT Scan paling mutakhir [Suara.com/Firsta Nodia].

Suara.com - Kanker merupakan penyakit yang ditandai oleh pertumbuhan tidak normal dari berbagai sel jaringan tubuh. Sel kanker ini bisa menyebar ke bagian tubuh lain dan menyebabkan kematian jika tak segera ditangani.

Bila selama ini metode penanganan kanker yang populer adalah kemoterapi dan radiasi, maka ada terapi terkini yang mampu mengatasi kanker. Yaitu bagian dari teknik kedokteran nuklir.

Disampaikan dr Hapsari Indrawati Sp.KN, Kepala Departemen Pengobatan Teknologi Nuklir MRCCC di Siloam Hospital, sebelum diterapi, pasien akan terlebih dahulu diperiksa dengan alat bernama PET (Positioning Emission Tomography) Scan untuk mendiagnosa jenis kanker dan penyebarannya.

"Tindakan medis dengan teknologi nuklir dilakukan setelah pasien menjalani terapi dan pemeriksaan," ujar dr Hapsari Indrawati ketika membawakan seminar di RS Siloam Bogor, belum lama ini.

Menurut Hapsari Indrawati, kedokteran nuklir belum terlalu populer di Indonesia karena hanya sedikit rumah sakit yang memiliki fasilitas ini. Belum lagi jumlah dokternya yang masih sangat minim, yakni hanya 42 orang yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Jika pasien dirujuk dari dokter lain ke bagian saya, maka pasien akan menjalani pemeriksaan secara menyeluruh mulai dari ujung rambut hingga kuku kaki. Keuntungan jika melalui pemeriksaan dokter nuklir, pasien dengan cepat ditangani, karena penyakit yang diderita, sudah dapat dipastikan," tambah dia.

Obat yang diberikan ke pasien, tambah dia, bisa berbentuk cairan yang bisa diminum atau lewat suntikan, ada juga berupa plester.

"Penanganannya khusus dan bukan jenis obat rumahan. Pengobatan hanya bisa berlangsung di rumah sakit, pun saat membuka plester, karena penanganan limbah radiasinya harus khusus," tambah dia.

Dalam kesempatan yang sama Dr Thomas Tommy M. Ked. SpBS dari RS Siloam Bogor menyatakan edukasi mengenai penyakit kanker dan metode penanganan terkini harus digalakkan. Pasalnya kanker sering dikenal masyarakat sebagai tumor. Padahal tidak semua tumor adalah kanker.

baca juga

Ia menjelaskan tumor adalah segala benjolan tidak normal atau disebut abnormal. Tumor sendiri dibagi dua berdasarkan sifatnya yakni tumor jinak dan tumor ganas. Sedangkan kanker adalah istilah umum untuk semua jenis tumor ganas.

Kanker kata dia, bisa menimpa semua orang, pada setiap bagian tubuh, dan semua golongan umur. Meski demikian, menurut data kanker lebih banyak diidap orang yang memasuki usia 40 tahun ke atas.

"Kami berharap, dengan seminar bertema Pencitraan Mutakhir sebagai Pilihan Logis dalam Menentukan Keganasan dapat memberi tambahan wawasan bagi para peserta dan publik, untuk mengetahui cara pencegahan dan pengobatan kanker sedini mungkin," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terapi Nuklir Jadi Harapan Bagi Pengidap Kanker Tiroid

Terapi Nuklir Jadi Harapan Bagi Pengidap Kanker Tiroid

Health | Rabu, 10 Oktober 2018 | 06:48 WIB

Peneliti AS Temukan Obat yang Mampu Memakan Sel Kanker

Peneliti AS Temukan Obat yang Mampu Memakan Sel Kanker

Health | Kamis, 05 Juli 2018 | 11:30 WIB

Mengejutkan! Baking Soda Bisa Hambat Sel Kanker

Mengejutkan! Baking Soda Bisa Hambat Sel Kanker

Health | Rabu, 27 Juni 2018 | 20:05 WIB

Terkini

Prajurit TNI Bawa 47 Kg Sabu ke Pekanbaru Ditahan, Terancam Dipecat

Prajurit TNI Bawa 47 Kg Sabu ke Pekanbaru Ditahan, Terancam Dipecat

Riau | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:08 WIB

4 Shio yang Merasakan Perubahan Hidup Jadi Lebih Baik 21 Oktober 2026

4 Shio yang Merasakan Perubahan Hidup Jadi Lebih Baik 21 Oktober 2026

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:08 WIB

Cuaca Semarang Diprakirakan Panas hingga 36 Derajat Celsius, Warga Diminta Waspada

Cuaca Semarang Diprakirakan Panas hingga 36 Derajat Celsius, Warga Diminta Waspada

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:44 WIB

Ulasan Mini Series Carrie: Ketika Perundungan Digital Membangkitkan Teror

Ulasan Mini Series Carrie: Ketika Perundungan Digital Membangkitkan Teror

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:43 WIB

4 Zodiak yang Paling Tidak Cocok dengan Scorpio, Musuh Alami dalam Asmara

4 Zodiak yang Paling Tidak Cocok dengan Scorpio, Musuh Alami dalam Asmara

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:40 WIB

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

×