Konsumsi Makanan Sehat Tapi Tidak Olahraga, Tetap Berisiko Kena Penyakit

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 14 Januari 2019 | 13:35 WIB
Konsumsi Makanan Sehat Tapi Tidak Olahraga, Tetap Berisiko Kena Penyakit
Ilustrasi olahraga ( Shutterstock )

Suara.com - Konsumsi makanan sehat dan olahraga, banyak yang menganggap bahwa dengan melakukan salah satunya, maka hidup sehat sudah pasti bakal didapat. Tapi sebuah penelitian terbaru membuktikan bahwa anggapan tersebut salah besar.

Penelitian ini mengingatkan pentingnya kita melakukan dua kebiasaan sehat ini sekaligus, yaitu konsumsi makanan sehat dan olahraga. Terungkap dari hasil penelitian bahwa orang yang mengonsumsi makanan sehat namun tidak berolahraga, mereka masih memiliki risiko tinggi terkena penyakit kardiovaskular. Bahkan, mereka memiliki risiko yang sama dengan orang kelebihan berat badan.

Dikutip dari laman Men's Health, penelitian yang menggunakan data dari National Health and Nutrition Examination Survey ini berfokus pada orang berusia 40-79 tahun. Para peneliti membagi data menjadi dua kategori, membandingkan orang dengan indeks massa tubuh (BMI) sehat dengan orang-orang yang kelebihan berat badan. Mereka kemudian menilai kedua kelompok tersebut mengenai risiko kardiovaskularnya.

Secara khusus, peneliti fokus kepada orang-orang yang memiliki BMI sehat, tetapi yang memiliki karakteristik yang mungkin membuat mereka berisiko mengalami masalah kardiovaskular. Mereka adalah orang-orang yang berdiameter perut sagital (tinggi perut saat telentang) yang tidak sehat, sesak napas setelah aktivitas, dan memiliki tingkat olahraga kurang dari yang direkomendasikan.

Para responden juga disesuaikan dengan faktor-faktor lain seperti, usia, ras, dan jenis kelamin. Peneliti lalu menemukan bahwa orang-orang dengan BMI yang sehat namun memiliki gaya hidup malas bergerak atau sendentari, menunjukkan risiko yang hampir sama dengan orang dengan BMI yang kelebihan berat badan. Risiko itu menyangkut penyakit kardiovaskular.

Peneliti juga menemukan bahwa orang yang duduk untuk waktu lama namun mereka aktif secara fisik, berpotensi menurunkan risiko kardiovaskular. Dengan kata lain, olahraga berkorelasi dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah, sekali pun di antara orang-orang yang banyak duduk.

Secara umum, kurang olahraga terkait dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih tinggi, sekali pun di antara orang sehat. Temuan ini, menurut peneliti, menunjukkan bahwa angka BMI normal saja tidak cukup untuk membuat kondisi seseorang disebut sehat. Jika mereka tidak berolahraga, mereka mungkin memiliki risiko penyakit yang sama dengan orang yang memiliki kelebihan berat badan terkait penyakit kardiovaskular.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jalan Kaki di Minggu Sore, Cegah Gendut Hingga Tangkal Penyakit

Jalan Kaki di Minggu Sore, Cegah Gendut Hingga Tangkal Penyakit

Health | Minggu, 13 Januari 2019 | 16:35 WIB

Tak Mau Tua di Kursi Roda, Ibnu Jamil Pilih Terus Olahraga

Tak Mau Tua di Kursi Roda, Ibnu Jamil Pilih Terus Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 11 Januari 2019 | 21:18 WIB

Punya Body Seksi, Ternyata Ini Olahraga Pilihan Vanessa Angel

Punya Body Seksi, Ternyata Ini Olahraga Pilihan Vanessa Angel

Lifestyle | Rabu, 09 Januari 2019 | 15:57 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB