Kemenkes Lakukan Pendekatan Keluarga Demi Tangani Masalah Gizi

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Jum'at, 25 Januari 2019 | 14:43 WIB
Kemenkes Lakukan Pendekatan Keluarga Demi Tangani Masalah Gizi
Kemenkes [suara.com]

Suara.com - Kemenkes Lakukan Pendekatan Keluarga Demi Tangani Masalah Gizi

Pengentasan masalah gizi di Indonesia kini dilakukan dengan pendekatan keluarga. Dalam pendekatan ini, puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama tak lagi hanya menunggu kasus namun juga harus menjemput bola dengan mengunjungi keluarga-keluarga Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, drg Oscar Primadi dalam peringatan Hari Gizi Nasional ke-59. Menurut Oscar, permasalahan gizi tak hanya mencakup status sosial ekonomi namun juga pengetahuan mengenai gizi seimbang.

"Ini artinya puskesmas sudah menjemput bola. Jadi proses melihatnya secara komprehensif bagaimana keadaan keluarga, asupan gizi sehari-hari dan pola asuh. Tentu kita harus tahu bahwa masalah gizi sudah dimulai saat awal kehamilan. Jadi semua segmen kita intervensi lewat pendekatan keluarga," ujar Oscar di Kementerian Kesehatan, Jumat (25/1/2019).

Ia menambahkan salah satu komponen terpenting dalam pembangunan kesehatan, adalah terpenuhinya kebutuhan gizi masyarakat terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kelahiran (HPK). Ia mengingatkan pula bahwa periode kehamilan hingga anak berusia 2 tahun merupakan kesempatan emas dalam mencetak generasi berkualitas bebas stunting dan masalah gizi lainnya.

"Intervensi pada periode 1.000 HPK tidak boleh diabaikan, karena menjadi penentu tingkat pertumbuhan fisik, kecerdasan dan produktivitas seseorang. Lantaran ancaman stunting dan masalah gizi lainnya berdampak besar bagi negara," imbuh dia.

Kekurangan gizi pada masa janin dan anak usia dini akan berdampak pada perkembangan otak dan rendahnya kemampuan kognitif yang dapat mempengaruhi prestasi belajar dan keberhasilan pendidikan. Selain itu, kekurangan gizi di awal kehidupan berdampak pada peningkatan risiko gangguan metabolik yang berujung pada kejadian penyakit tidak menular pada usia dewasa, seperti diabetes tipe Il, stroke, penyakit jantung dan lainnya.

"Dalam jangka panjang, hal ini akan berdampak pada menurunnya produktivitas yang selanjutnya dapat menghambat pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kemiskinan dan kesenjangan di masyarakat," imbuh dia.

Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI dr. Kirana Pritasari, MQIH memaparkan, peringatan HGN ke-59 tahun 2019 bukan sekadar seremonial semata. Harapannya dapat meningkatkan komitmen dan mempererat kolaborasi seluruh elemen bangsa untuk bekerja bersama membangun gizi dalam upaya mencegah stunting demi bangsa Indonesia yang sehat dan berkualitas.

baca juga

"Saat ini, Indonesia masih dihadapkan pada tantangan berbagai permasalahan gizi, yaitu masih tingginya prevalensi stunting (pendek atau kerdil), underweight (berat kurang), wasting (kurus), dan anemia pada ibu hamil serta semakin meningkatnya obesitas pada dewasa. Berbagai masalah gizi tersebut dapat menjadi salah satu faktor yang menghambat peluang Indonesia untuk menjadi negara maju," ujar Kirana.

Berbagai permasalahan gizi saat ini baik gizi kurang termasuk stunting dan gizi lebih, ternyata tak hanya dialami masyarakat menengah ke bawah atau pedesaan tapi terjadi hampir di seluruh strata ekonomi masyarakat termasuk perkotaan.

"Hal ini menunjukkan bahwa pemicu masalah gizi tersebut bukan hanya kemiskinan, namun juga kurangnya pengetahuan masyarakat akan pola hidup sehat dan pemenuhan gizi yang optimal," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenkes Tetapkan 160 Kabupaten/Kota Sebagai Prioritas Tangani Stunting

Kemenkes Tetapkan 160 Kabupaten/Kota Sebagai Prioritas Tangani Stunting

Health | Senin, 21 Januari 2019 | 10:08 WIB

Kemenkes Jamin Ketersediaan ARV

Kemenkes Jamin Ketersediaan ARV

Health | Sabtu, 19 Januari 2019 | 16:44 WIB

Sejak 2007, Prevalensi Obesitas Masyarakat Indonesia Terus Meningkat

Sejak 2007, Prevalensi Obesitas Masyarakat Indonesia Terus Meningkat

Health | Kamis, 17 Januari 2019 | 13:57 WIB

Terkini

5 Zodiak yang Gampang Lelah Emosional dan Paling Rentan Alami Burnout

5 Zodiak yang Gampang Lelah Emosional dan Paling Rentan Alami Burnout

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:11 WIB

Ketika Protein Jadi Barang Mewah, Edukasi Gizi Tak Cukup dengan Penyuluhan

Ketika Protein Jadi Barang Mewah, Edukasi Gizi Tak Cukup dengan Penyuluhan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Puluhan Ribu Kasus ISPA Tercatat di Sultra, Warga Kolaka Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Puluhan Ribu Kasus ISPA Tercatat di Sultra, Warga Kolaka Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Arti Mimpi Melahirkan Menurut Islam, Primbon Jawa, dan Psikologi

Arti Mimpi Melahirkan Menurut Islam, Primbon Jawa, dan Psikologi

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Dari Laba hingga Blackout Sumatera: Rapor Darmawan Prasodjo Selama Jadi Dirut PLN

Dari Laba hingga Blackout Sumatera: Rapor Darmawan Prasodjo Selama Jadi Dirut PLN

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Investor Pasar Modal Tembus 32 Juta, BEI Tekankan Pentingnya Waspada Penipuan Digital

Investor Pasar Modal Tembus 32 Juta, BEI Tekankan Pentingnya Waspada Penipuan Digital

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:53 WIB

BMKG: Prakirakan Cuaca Jawa Tengah Cerah Berawan, Suhu Capai 36 Derajat Celsius

BMKG: Prakirakan Cuaca Jawa Tengah Cerah Berawan, Suhu Capai 36 Derajat Celsius

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:52 WIB

Cegah Breakout! 4 Low pH Acne Micellar Water Hapus Kotoran Kulit Berminyak

Cegah Breakout! 4 Low pH Acne Micellar Water Hapus Kotoran Kulit Berminyak

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Terlibat Kasus Korupsi hingga Dugaan Perselingkuhan, Bupati Gowa Dipecat Tidak Hormat

Terlibat Kasus Korupsi hingga Dugaan Perselingkuhan, Bupati Gowa Dipecat Tidak Hormat

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:42 WIB

Toner Mawar Sariayu Cocok untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli

Toner Mawar Sariayu Cocok untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:42 WIB

×