Anak yang Suka Dipukul Orangtua Cenderung Jadi Antisosial saat Dewasa

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Sabtu, 26 Januari 2019 | 13:10 WIB
Anak yang Suka Dipukul Orangtua Cenderung Jadi Antisosial saat Dewasa
Ilustrasi kekerasan pada anak. [Shutterstock]

Suara.com - Anak yang Suka Dipukul Orangtua Cenderung Jadi Antisosial saat Dewasa.

Anda para orangtua, hindari kebiasaan menampar atau memukul anak ketika mereka berbuat kesalahan. Pasalnya studi yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Network Open ini menunjukkan bahwa anak-anak lebih mungkin menjadi antisosial jika mereka sering ditegur dengan pukulan atau hukuman fisik lainnya.

"Hukuman fisik yang kasar didefinisikan dalam penelitian ini sebagai orangtua atau orang dewasa yang suka memukul, mendorong, atau menampar anak. Kami menemukan efeknya terhadap perilaku anak ketika dewasa," bunyi penelitian tersebut.

Untuk mengarah pada temuan ini, peneliti menganalisis data yang dikumpulkan dari 36.309 orang dewasa AS antara April 2012 hingga Juni 2013. Dari total tersebut? 15.862 diantaranya adalah laki-laki dan 20.447 adalah kaum hawa. Para peserta juga ditanya apakah mereka permah mengalami hukuman fisik yang keras atau penganiayaan di masa kecil.

Peneliti juga menganalisis responden tentang apakah mereka menunjukkan tanda-tanda gangguan kepribadian antisosial, seperti gagal menyesuaikan diri dengan norma sosial; berbohong berulang kali; menyesatkan orang lain untuk kesenangan; tidak dapat merencanakan ke depan; bertindak impulsif; agresi berulang yang mengakibatkan perkelahian fisik; dan mengabaikan keselamatan diri sendiri atau orang lain.

Baik lelaki maupun perempuan yang mendapat hukuman fisik ketika kecil lebih cenderung bertindak antisosial daripada mereka yang tidak. Penelitian sebelumnya yang dikutip oleh tim juga menunjukkan bahwa anak-anak yang dipukul atau dipaksa makan sabun atau saus pedas sebagai hukuman lebih mungkin untuk memukul anggota yang bukan keluarga, melakukan serangan fisik, atau mencuri uang ketika mereka dewasa.

Pada bulan Desember 2018, American Academy of Pediatrics menyatakan upaya pendisiplinan yang melibatkan hukuman fisik termasuk berteriak atau mempermalukan anak-anak, hanya efektif dalam jangka pendek. Mereka memperingatkan praktik-praktik semacam itu justru dapat meningkatkan risiko negatif untuk anak-anak di masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Simak Moms, Begini Cara Mudah Mencari Tahu Bakat Anak!

Simak Moms, Begini Cara Mudah Mencari Tahu Bakat Anak!

Health | Senin, 21 Januari 2019 | 08:20 WIB

Tips Menjadi Orangtua yang Baik bagi Remaja Menurut Psikolog

Tips Menjadi Orangtua yang Baik bagi Remaja Menurut Psikolog

Health | Kamis, 10 Januari 2019 | 13:52 WIB

Biasakan Anak Bersikap Baik? Coba Ajukan Pertanyaan Ini Setiap Hari

Biasakan Anak Bersikap Baik? Coba Ajukan Pertanyaan Ini Setiap Hari

Health | Sabtu, 05 Januari 2019 | 20:55 WIB

Terkini

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Bappebti Rilis Evaluasi Kepatuhan, Ini Indikator Penting Pilih Pialang Berjangka Aman

Bappebti Rilis Evaluasi Kepatuhan, Ini Indikator Penting Pilih Pialang Berjangka Aman

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:47 WIB

×