Studi : Punya Anjing Peliharaan Lebih Banyak Ruginya Bagi Para Lansia

Ade Indra Kusuma

Kamis, 07 Maret 2019 | 15:56 WIB
Studi : Punya Anjing Peliharaan Lebih Banyak Ruginya Bagi Para Lansia
Bersahabat dengan anjing peliharaan (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Studi : Punya Anjing Peliharaan Lebih Banyak Ruginya Bagi Para Lansia.

Pemilik anjing peliharaan tentunya percaya bahwa banyak manfaat kesehatan dan psikologis tertentu jika memelihara hewan ini.

Memang benar adanya, Memiliki hewan peliharaan bisa mengubah hidup Anda dalam beberapa hal. Anda tidak akan pernah merasa sendirian atau tertekan ketika Anda memiliki hewan peliharaan. Dia bisa menemani Anda sepanjang waktu.

Mengutip Time, ada studi terbaru yang mempublikasikan temuan bahwa ada juga lho kerugian jika Anda memelihara Anjing.

Penelitian bermula menyebut bahwa memlihara Anjing, terbukti meningkatkan kualitas hidup lebih lama bagi si pemilik anjing. Sebagian dikarenakan merawat anjing mendorong aktivitas fisik, dan memelihara anjing juga terbukti menurunkan tingkat stres pemiliknya dan meningkatkan kesehatan mental.

Namun, studi penelitian yang diterbitkan JAMA menyebutkan di antara orang dewasa yang lebih tua (lansia), resiko patah tulang yang terkait dengan berjalan-jalan anjing meningkat dan semakin sering terjadi.

Peneliti memeriksa data dari National Electronic Injury Surveillance System, yang mencatat cedera yang dilaporkan oleh pasien yang mengunjungi dari 100 ruang gawat darurat rumah sakit di Amerika Serikat.

Pada tahun 2014, hampir 1.700 orang dewasa berusia 65 dan lebih tua pergi ke ruang gawat darurat untuk patah tulang terkait dengan anjing yang berjalan dengan tali. Pada 2017, jumlah itu bahkan meningkat menjadi hampir 4.500.

Patah tulang dapat terjadi sebagai akibat anjing jatuh atau anjing menerjang ketika mereka dirantai. Para penulis penelitian menuliskan beberapa gagasan tentang mengapa jumlahnya meningkat sejak 2004.

baca juga

Dr. Jaimo Ahn, seorang profesor bedah ortopedi di Universitas dari Pennsylvania School of Medicine, mengatakan, "Orang-orang secara intuitif mengetahui banyak manfaat dari pertemanan hewan," tulis Ahn dalam emailnya kepada TIME.

"Tidak mengherankan, kepemilikan hewan peliharaan meningkat dari waktu ke waktu, termasuk di antara para lansia, yang hidup lebih lama dan berupaya hidup lebih sehat - semua hal baik."

Namun, penelitian menunjukkan bahwa risiko kepemilikan hewan peliharaan tidak boleh diabaikan, terutama untuk orang para lansia. Hampir 30% mereka terluka dan 20%-nya menderita patah tulang pinggul.

Jenis patah tulang ini “terkait dengan penurunan jangka panjang dalam kualitas hidup dan kemampuan fungsional, serta tingkat kematian mendekati 30%.

"Seiring bertambahnya usia, kita harus mempertimbangkan baik risiko maupun manfaat dari aktivitas fisik yang kita inginkan dan memastikan kita dengan aman dan penuh perhatian menghadapi tantangan," kata Ahn.

"Memang ada banyak manfaat dari kepemilikan hewan peliharaan, tetapi seperti halnya yang lainnya, ada hal negatif yang berpotensi dipertimbangkan, karena berbahaya jika sebabkan kematian. Tentu terutama bagi para lansia," pungkas Ahn.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertama Kali ke Pantai, Gemesnya Atraksi Anjing Ini Saat Kegirangan

Pertama Kali ke Pantai, Gemesnya Atraksi Anjing Ini Saat Kegirangan

Lifestyle | Selasa, 05 Maret 2019 | 19:45 WIB

Studi: Tidur Panjang di Akhir Pekan Tidak Memiliki Dampak Positif

Studi: Tidur Panjang di Akhir Pekan Tidak Memiliki Dampak Positif

Health | Selasa, 05 Maret 2019 | 20:20 WIB

Studi Pastikan Vaksin Campak Rubella Tidak Picu Autisme, Ini Alasannya

Studi Pastikan Vaksin Campak Rubella Tidak Picu Autisme, Ini Alasannya

Health | Selasa, 05 Maret 2019 | 10:30 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×