Studi Pastikan Vaksin Campak Rubella Tidak Picu Autisme, Ini Alasannya

Silfa Humairah Utami, Firsta Nodia

Selasa, 05 Maret 2019 | 10:30 WIB
Studi Pastikan Vaksin Campak Rubella Tidak Picu Autisme, Ini Alasannya
Ilustrasi studi pastikan vaksin campak rubella tidak picu autisme.(Shutterstock)

Suara.com - Studi Pastikan Vaksin Campak Rubella Tidak Picu Autisme, Ini Alasannya.

Ada banyak mitos dari pemberian vaksin yang membuat golongan antivaksin berhasil menggoyah niat orang tua yang berniat melindungi anaknya dari serangan penyakit menular.

Salah satunya adalah anggapan bahwa pemberian vaksin MMR yang dapat mencegah penyakit campak, gondong, dan rubella dapat menyebavkan autisme.

Kini penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Annals of Internal Medicine, memastikan bahwa vaksin MMR tidak memicu autisme. Anggapan bahwa vaksin memicu autisme bermula pada 1998 lalu di mana seorang mantan dokter Inggris Andrew Wakefield yang termasuk golongan antivaksin mempublikasikan tulisannya di jurnal Lancet bahwa ada hubungan antara vaksin MMR dan autisme.

Meski makalah ini akhirnya ditarik karena tidak terbukti, para golongan antivaksin menjadikannya sebagai bahan untuk mempengaruhi para orangtua yang ingin melindungi anaknya dengan vaksin.

Nah untuk membuktikan bahwa hal ini tidak benar, tim ilmuwan dari Statens Serum Institute di Denmark menganalisis data lebih dari 600.000 anak-anak di Denmark untuk melihat apakah ada hubungan antara MMR dan autisme. Tim sebelumnya telah melakukan penelitian serupa pada tahun 2002 dengan melihat pertanyaan yang sama.

"Kami melakukan penelitian besar serupa pada tahun 2002. Namun, gagasan bahwa vaksin menyebabkan autisme masih ada meskipun penelitian asli tidak menyebutkan demikian," ujar Anders Peter Hviid, peneliti utama.

Hingga akhirnya Hviid dan tim melihat bahwa pihaknya harus melakukam penelitian ulang untuk meyakinkan para orangtua dan masyarakat umum bahwa vaksin MMR tidak menyebabkan autisme. Apalagi kini penyakit campak menjadi wabah di beberapa negara.

Para peneliti menemukan bahwa dari 657.461 anak yang lahir antara 2009 dan 2010, sekitar 6.517 didiagnosis autisme selama 10 tahun masa tindak lanjut. Untuk mengetahui apakah autisme ini dipicu karena pemberian vaksin MMR, peneliti membandingkan anak-anak yang divaksinasi MMR dengan anak-anak yang tidak divaksinasi MMR.

baca juga

Tim menemukan bahwa vaksin tidak meningkatkan risiko autisme, bahkan pada anak-anak yang memiliki peningkatan kemungkinan mengembangkan kondisi tersebut, seperti mereka yang memiliki saudara kandung autis. Selain itu, peneliti menemukan bahwa tidak ada peningkatan risiko selama periode waktu tertentu setelah vaksinasi, mengatasi beberapa kekhawatiran yang timbul dari penelitian sebelumnya.

Sementara itu, Katie Flanagan dari University of Tasmania, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, mengatakan, penelitian ini harus menjadi acuan bagi para orangtua yang mengalami keraguan memberikan anaknya vaksin.

"Karena campak berpotensi mematikan dan sangat menular, cara yang ideal adalah dengan memberantasnya seperti yang dicapai cacar melalui vaksinasi. Namun, pemberantasan campak yang membutuhkan kekebalan imunitas lebih dari 95 persen akan sulit dicapai jika orang masih percaya mitos autisme dan vaksin MMR," tandas dia memperkuat studi vaksin campak rubella tidak picu autisme.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Percaya Vaksin, Dokter Ini Mengaku Bisa Palsukan Dokumen Vaksinasi

Tak Percaya Vaksin, Dokter Ini Mengaku Bisa Palsukan Dokumen Vaksinasi

Health | Selasa, 05 Maret 2019 | 07:20 WIB

YouTube Mulai Batasi Video-video Anti-vaksin

YouTube Mulai Batasi Video-video Anti-vaksin

Tekno | Senin, 25 Februari 2019 | 22:01 WIB

Perlu Diwaspadai, Ini Bahaya Minum Soda Secara Rutin

Perlu Diwaspadai, Ini Bahaya Minum Soda Secara Rutin

Health | Minggu, 24 Februari 2019 | 15:05 WIB

Studi: Anak Terbiasa Sarapan Punya Nilai Rapor Lebih Tinggi

Studi: Anak Terbiasa Sarapan Punya Nilai Rapor Lebih Tinggi

Health | Jum'at, 22 Februari 2019 | 11:31 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×