Operasi Plastik Agar Cantik, Malah Kehilangan Sebelah Kelopak Mata

M. Reza Sulaiman, Dinda Rachmawati

Rabu, 27 Maret 2019 | 20:30 WIB
Operasi Plastik Agar Cantik, Malah Kehilangan Sebelah Kelopak Mata
Operasi plastik, perempuan malah kehilangan kelopak mata. [Shutterstock]

Suara.com - Operasi Plastik Agar Cantik, Malah Kehilangan Sebelah Kelopak Mata

Operasi plastik biasanya dijalani seseorang untuk mengoreksi bagian wajah agar terlihat lebih baik dan sempurna.

Sayangnya, seorang perempuan asal Kota Bengbu di Provinsi Anhui, China Timur, malah kehilangan sebelah kelopak mata setelah melakukan prosedur operasi plastik.

Perempuan bernama Liu ini mengaku sangat kecewa pada dokter bedah plastik setelah mereka memotong sebagian kelopak matanya saat prosedur berlangsung.

Dia bilang, dia melakukan prosedur tersebut pada Juli tahun lalu, tak lama setelah pernikahannya.

"Saya baru saja menikah dan ingin menjalani operasi kelopak mata ganda yang bagus. Mereka menyarankan perawatan yang lebih komprehensif, termasuk canthoplasty untuk mengangkat sudut dalam dan luar mata saya agar terlihat lebih baik," jelas perempuan tersebut, dilansir Mirror.

Tetapi prosedurnya menjadi sangat mengecewakan, meninggalkan Liu dengan infeksi parah yang membuat semua bulu matanya rontok.

"Mata saya seperti kerang busuk. Ada nanah di mana-mana," kata Liu.

Ketika dia pulih, dia menemukan bahwa dia juga kehilangan bagian dari kelopak mata kirinya, yang tampaknya telah teriris selama canthoplasty yang dilaporkan gagal.

baca juga

Foto menunjukkan mata kiri dan kanannya sangat berbeda karena potongan kulit dan daging yang hilang, yang dokter katakan kepadanya tidak akan tumbuh kembali.

Ilustrasi perempuan jalani persiapan operasi plastik. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan jalani persiapan operasi plastik. (Shutterstock)

"Mereka menghilangkan kelopak mata bawah saya dan tidak bisa tumbuh kembali. Itu kerusakan permanen," tambah dia.

Kepala klinik mengatakan operasi itu bukan kegagalan dan ketidakpuasan kliennya yang marah adalah subjektif. Liu mengatakan dia ingin mencari perawatan kosmetik lebih lanjut untuk memperbaiki masalahnya.

"Saya ingin itu diperbaiki, meskipun beberapa bagian tidak bisa diperbaiki. Saya ingin mencoba sedikit memperbaiki penampilan saya," katanya.

Namun Direktur Xie, dari klinik kosmetik yang tidak disebutkan namanya karena alasan hukum, dilaporkan hanya menawarkan perempuan itu uang senilai kurang lebih Rp 41 juta untuk ganti rugi.

"Tetapi hanya operasi untuk memperbaiki apa yang telah mereka lakukan akan menelan biaya hingga Rp 64 jutaan jika saya ingin menyelesaikannya di Bengbu, tetapi tidak ada spesialis di sini. Jika saya melakukannya di Shanghai dan harus membayar untuk perawatan pasca operasi, uang tidak cukup," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Oplas karena Jelek, Ratna Sarumpaet: Saya Sudah Cantik dari Lahir

Bantah Oplas karena Jelek, Ratna Sarumpaet: Saya Sudah Cantik dari Lahir

News | Selasa, 26 Maret 2019 | 17:21 WIB

Ingin Cantik Tanpa Operasi, Ini Perawatan yang Bisa Dilakukan

Ingin Cantik Tanpa Operasi, Ini Perawatan yang Bisa Dilakukan

Lifestyle | Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:16 WIB

Selain Muka Bengkak, Ini Sederet Efek Samping dari Operasi Facelift

Selain Muka Bengkak, Ini Sederet Efek Samping dari Operasi Facelift

Health | Jum'at, 22 Maret 2019 | 15:22 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×