Manfaat Ruang Terbuka Hijau bagi Kesehatan Mental, Orang Kota Harus Tahu

Silfa Humairah Utami, Dinda Rachmawati

Kamis, 28 Maret 2019 | 09:06 WIB
Manfaat Ruang Terbuka Hijau bagi Kesehatan Mental, Orang Kota Harus Tahu
Ruang terbuka hijau baik untuk kesehatan mental. [shutterstock]

Suara.com - Manfaat Ruang Terbuka Hijau bagi Kesehatan Mental, Orang Kota Harus Tahu.

Tanpa disadari setiap orang memiliki ketertarikan pada sesuatu yang hijau. Datang ke tempat-tempat berbau alam, rindang, banyak pepohonan sudah menjadi sifat alami manusia.

Karenanya, orang di perkotaan harus memelihara tanaman atau berkebun untuk membawa kehijauan ke dalam ruangan karena ruang terbuka hijau yang minim. Dan, tahukah Anda jika ternyata kebiasaan ini memiliki manfaat bagi kesehatan mental?

Menurut survei baru-baru ini oleh Arboretum, 42 persen dari 2.000 peserta yang mengikuti survei mengatakan bahwa berada di sekitar tanaman dan berkebun meningkatkan kesehatan mental mereka.

Angka ini bahkan lebih tinggi di London, di mana lebih dari setengah (56 persen) mengaku tanaman membuat mereka lebih bahagia. Tetapi mengapa dan bagaimana ini bisa terjadi?

"Kami tahu bahwa tanaman dan berkebun sangat penting bagi kesehatan mental kita. Berinteraksi dengan alam membuat kita lebih santai dan membantu menenangkan pikiran. Dengan berkebun, hanya fokus pada tugas yang ada di tangan, baik itu penyiangan, pemangkasan atau penanaman, dapat memiliki efek positif yang luar biasa pada suasana hati Anda," ujar Direktur jenderal Royal Horticultural Society (RHS) pada Metro.co.uk.

Lebih lanjut, survei tersebut juga mengungkap 90 persen dari peserta mengatakan mereka merasa lebih baik hanya dengan berada di sekitar tanaman. Bukti pun terus terkumpul mengenai dampak positif dari berkebun dan hubungannya terhadap kesehatan mental kita.

Dalam hal ini, kata survei tersebut, mulai banyak dokter sekarang yang meresepkan berkebun untuk pasien mereka. Hal ini selaras dengan Dr Faisal Maassarani, yang merupakan pendiri Care Merseyside, badan amal social prescribing (resep sosial) pertama di Inggris.

"Sebagai dokter umum, saya percaya bahwa obat tradisional dan resep obat tidak selalu sebagai jawaban dari berbagai penyakit. Ini dapat dilengkapi dengan pendekatan yang lebih holistik," kata Dr Maassarani.

baca juga

Dalam badan amal tersebut, Dr Maassarani menganjurkan kesadaran, kesehatan dan kesejahteraan dalam sebuah komunitas dan telah melihat manfaatnya bagi banyak pasiennya. Melalui kegiatan social prescribing, kelompok tersebut rutin berjalan di sekitar alam.

"Tidak hanya berjalan melalui tempat-tempat alami meningkatkan langkah dan aktivitas, tetapi keluar di ruang terbuka hijau, karena baik untuk membersihkan pikiran, mengurangi stres dan meningkatkan kebahagiaan," ujar dia.

Maka manfaatkan waktu luang untuk di ruang terbuka hijau untuk membersihkan pikiran atau merawat tanaman untuk kesehatan mental. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Justin Bieber Ingin jadi Ayah Muda yang Punya Anak Banyak

Justin Bieber Ingin jadi Ayah Muda yang Punya Anak Banyak

Lifestyle | Rabu, 27 Maret 2019 | 15:09 WIB

Panen Duku di Condet, Anies: Kawasan Hijau di DKI Tinggal 20 Hektare

Panen Duku di Condet, Anies: Kawasan Hijau di DKI Tinggal 20 Hektare

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 10:52 WIB

Gedung Utama KemenPUPR Bisa Hemat Listrik Rp 3 Miliar Per Tahun

Gedung Utama KemenPUPR Bisa Hemat Listrik Rp 3 Miliar Per Tahun

Bisnis | Kamis, 14 Maret 2019 | 05:47 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×