Sudah Lakukan Vasektomi, Perempuan Ini Komplain Sperma Suami Masih Tokcer

Senin, 27 Mei 2019 | 02:00 WIB
Sudah Lakukan Vasektomi, Perempuan Ini Komplain Sperma Suami Masih Tokcer
Ilustrasi sperma kuat walaupun sudah vasektomi. (Shutterstock)

Suara.com - Sudah Lakukan Vasektomi, Perempuan Ini Komplain Sperma Suami Masih Tokcer.

Seorang perempuan di Taiwan belum lama ini mengeluh tentang sperma suaminya di Facebook. Melalui curhatan itu, ia mengatakan bahwa sperma suaminya terlalu kuat alias tokcer.

Diberitakan Asia One, Rabu (8/5/2019), pada April kemarin pasangan itu mendapati bahwa sang istri telah hamil anak keempat. Padahal, sang suami telah menjalani tiga prosedur vasektomi, atau sterilisasi untuk laki-laki, dua tahun lalu, setelah kelahiran anak ketiga mereka.

Sama seperti pasutri itu sendiri, dokter kandungan mereka pun juga terkejut. Ia mengira telah terjadi kesalahan, sehingga menyuruh pasutri itu untuk mencari jawaban dari ahli urologi yang melakukan prosedur vasektomi.

Menurut China Press, hasil tes menunjukkan bahwa sang suami masih subur meskipun telah melalui upaya sterilisasi berulang kali dan jumlah spermanya sudah rendah.

"Dokter mengatakan bahwa sperma suami saya terlalu kuat dan saya sangat subur, yang seharusnya menjadi kombinasi ideal untuk banyak pasangan yang tidak punya anak," tulis wanita itu di Facebook, dikutip dari Asia One.

Berdasarkan sampel semen suaminya, ahli urologi mengatakan, sebenarnya hanya ada sedikit sperma motil di sana, tetapi yang tersisa setelah prosedur vasektomi itu tergolong 'sangat tokcer'.

"Saya tidak mampu membesarkan anak keempat, dan saya tidak ingin anak itu menderita bersama kami. Oleh karena itu, saya membuat keputusan yang menyakitkan untuk meminum pil aborsi dan mengalami keguguran," lanjut wanita itu.

Menurut ahli urologi yang berbasis di Singapura, Dr Sim Hong Gee dan Dr Michael Wong, pengalaman tersebut memang mungkin terjadi.

Baca Juga: Wanita Ini Minum Smoothies Setiap Pagi, Bahannya Cairan Sperma

Mereka sependapat bahwa jika dilakukan dengan benar oleh ahli urologi yang berpengalaman, prosedur vasektomi dapat mencegah kehamilan dengan peluang lebih besar dari 99 persen.

Dr Sim menjelaskan, ada tiga penyebab paling umum dari kegagalan vasektomi yang menyebabkan kehamilan: ejakulasi sperma yang ada tidak lengkap tiga sampai enam bulan setelah prosedur; penyambungan kembali ujung-ujung yang terpotong dari tabung vasektomi; dan kegagalan dalam mengidentifikasi dan mengikat tabung dengan benar, terutama pada pria yang sebelumnya menjalani operasi skrotum, telah memiliki beberapa tabung alami, atau infeksi parah di daerah tersebut.

Ia juga menyatakan bahwa pasien mungkin tidak kontrol lagi ke dokternya untuk mengonfirmasi bahwa sudah tidak ada lagi sperma motil setelah operasi.

Perempuan asal Taiwan ini bukan main terkejut dan memikirkan semua kemungkinan kenapa suaminya sudah lakukan vasektomi, tapi ia bisa hamil lagi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI