Ani Yudhoyono Sengaja Ditidurkan Sebelum Meninggal, Ternyata Ini Tujuannya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 03 Juni 2019 | 11:05 WIB
Ani Yudhoyono Sengaja Ditidurkan Sebelum Meninggal, Ternyata Ini Tujuannya
Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono didampingi anak dan menantunya menaburkan bunga di makam Ibu Ani Yudhoyono, Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Istri Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono meninggal dunia dalam kondisi tidak sadar di National University Hospital (NUH) Singapura, Sabtu (1/6/2019) kemarin.

Wakil Sekretaris Parta Demokrat, Renanda Bachtar menyatakan ternyata Ani Yudhoyono sengaja ditidurkan sebelum meninggal dunia untuk keperluan pengobatan yang lebih maksimal.

Menurut dokter, beberapa tindakan medis akan lebih efektif dan membuat obat cepat bekerja jika Ani Yudhoyono dalam kondisi tertidur.

"Ada serangkaian proses yang lebih baik Ibu ditidurkan," kata Renan di NUH Singapura.

Melansir dari Cancer Research UK, ternyata menidurkan pasien kanker termasuk dalam metode pengobatan medis.

Ani Yudhoyono di RS Singapura. (dok pribadi)
Ani Yudhoyono di RS Singapura. (dok pribadi)

Para peneliti telah menguji seberapa pengaruh membuat pasien kanker hibernasi dengan pengobatan yang efektif.

Mereka menemukan proses dalam tubuh akan melambat untuk menghemat energi selama pasien kanker dalam kondisi tertidur.

Kondisi tersebut membuat mereka berpikiran bahwa pertumbuhan sel kanker maupun tumor dalam tubuh akan melambat selama pasien kanker dalam keadaan hibernasi.

Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono menaburkan bunga di makam Ibu Ani Yudhoyono, Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono menaburkan bunga di makam Ibu Ani Yudhoyono, Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Selain itu, hibernasi juga membantu pasien kanker lebih tahan terhadap stres dan radiasi. Dengan begitu cara ini juga membantu mengurangi efek samping pengobatan kanker pada pasien.

baca juga

Oleh karena itu, sudah banyak tim medis yang menempatkan pasien sakit parah dalam kondisi hibernasi untuk membantu proses pengobatan lebih efektif dan cepat. Tindakan serupa ternyata juga sempat diterapkan terhadap Ani Yudhoyono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda 1 Menit, Pujian 2 Elite Demokrat saat Kaesang Melayat Ani Yudhoyono

Beda 1 Menit, Pujian 2 Elite Demokrat saat Kaesang Melayat Ani Yudhoyono

News | Senin, 03 Juni 2019 | 10:43 WIB

Melayat Ani Yudhoyono Pakai Kaos, Kaesang Dibully Netizen Dipuji Demokrat

Melayat Ani Yudhoyono Pakai Kaos, Kaesang Dibully Netizen Dipuji Demokrat

News | Senin, 03 Juni 2019 | 10:09 WIB

Momen Ani Yudhoyono Ngakak Mendengar Lelucon Jokowi

Momen Ani Yudhoyono Ngakak Mendengar Lelucon Jokowi

News | Senin, 03 Juni 2019 | 09:55 WIB

Terkini

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

×