Ibu Minum Jamu Saat Masa Menyusui Bikin Rasa ASI Berubah?

Silfa Humairah Utami

Kamis, 06 Juni 2019 | 01:00 WIB
Ibu Minum Jamu Saat Masa Menyusui Bikin Rasa ASI Berubah?
Ilustrasi ibu konsumsi jamu saat menyusui. (Shutterstock)

Suara.com - Ibu Minum Jamu Saat Masa Menyusui Bikin Rasa ASI Berubah?

Dengan alasan demi melancarkan produksi ASI, tidak sedikit ibu yang memilih minum jamu saat menyusui. Ini karena selain harganya yang murah, jamu juga bisa dengan mudah didapat dan diolah. Namun, jangan langsung menyimpulkan sendiri. Memangnya, aman atau tidak konsumsi jamu selama masa menyusui ini?

Sudah sejak bertahun-tahun lamanya, pamor jamu terkenal sebagai salah satu obat tradisional untuk menunjang kesehatan tubuh. Berdasarkan definisi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), jamu adalah ramuan yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan dengan berbagai macam sediaan bentuk dilansir Hello Sehat.

Apalagi diperkuat oleh berbagai pendapat yang bilang kalau minum jamu saat menyusui bisa membuat produksi ASI lebih lancar. Khususnya bagi Anda yang produksi ASI-nya sedikit, hal ini pasti menjadi pertimbangan khusus untuk mencoba minum ramuan herbal dari berbagai bagian tumbuhan ini.

Menurut Jurnal SIKLUS tahun 2018, menyebutkan bahwa konsumsi jamur setelah masa melahirkan dan selama menyusui dinilai tidak membahayakan kesehatan ibu. Bahkan, beberapa bahan yang terkandung dalam komposisi jamur pun diyakini mampu mendukung proses pemulihan tubuh ibu, seperti kencur dan temu giring.

Di sisi lain, komposisi jamu juga memicu peningkatan kadar hormon prolaktin untuk mendukung produksi ASI. Memiliki pendapat yang sama, sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Jurnal Unikal juga berpendapat demikian.

Penelitian tersebut menemukan hasil bahwa ada pengaruh baik antara kebiasaan minum jamu dengan peningkatan produksi ASI ibu saat menyusui. Bahan-bahan alami yang digunakan untuk mengolah jamu tersebut terbuat dari daun katuk, kunyit, lempuyangan, dan asam jawa.

Kandungan zat di dalam berbagai ramuan alami tersebutlah yang diduga mampu melancarkan dan mendukung peningkatan jumlah ASI pada ibu menyusui. Bukan tanpa alasan. Sebab daun katuk yang terkenal baik untuk ibu menyusui, ternyata memiliki kandungan galactogugue di dalamnya.

Minum jamu saat menyusui pengaruhi rasa ASI

baca juga

Memang ada berbagai manfaat baik di balik konsumsi jamu. Akan tetapi, ternyata tidak menutup kemungkinan kalau berbagai bahan dasar pembuat jamu dapat memengaruhi rasa dan aroma ASI.

Selanjutnya, rasa jamu pada ASI tersebut bisa bertahan selama beberapa waktu tergantung dari jenis bahan alami yang digunakan. Di sisi lain, Ikatan Dokter Anak Indonesai (IDAI) tidak menganjurkan ibu untuk minum jamu saat masa menyusui.

Sebenarnya bukan hanya jamu saja, tapi bahan-bahan herbal serta beberapa jenis obat pun tidak disarankan untuk dikonsumsi. Alasannya karena ditakutkan akan ada efek samping yang muncul pada bayi karena asupan ibu yang memengaruhi kualitas ASI.

Kuncinya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter

Melihat dari berbagai pernyataan yang telah dikemukakan sebelumnya, keamanan mengenai minum jamu saat menyusui memang sudah cukup menampakkan hasil positif. Meski begitu, hal ini belum dapat sepenuhnya diperbolehkan untuk diminum bagi semua ibu menyusui.

Dalam beberapa kasus, mungkin ada kondisi kesehatan tertentu yang membuat ibu menyusui tidak diizinkan minum jamu. Itulah mengapa sebagai langkah terbaik, sebaiknya tanyakan lebih lanjut dengan dokter Anda. Dokter nantinya yang akan membantu menentukan apakah Anda memang harus minum jamu saat menyusi atau tidak.

Bahkan jika jumlah ASI Anda sedikit, dokter bisa saja lebih menganjurkan cara lainnya untuk membantu meningkatkan produksinya. Intinya, tidak ada salahnya untuk mengonsultasikan hal ini dengan dokter demi hasil terbaik bagi Anda dan si kecil.

Sebab apa pun yang Anda konsumsi, khususnya di masa menyusui ini, bisa saja menimbulkan efek samping. Baik itu bagi tubuh Anda atau pun bayi yang meminum ASI. Jadi baik itu jamu atau obat-obatan herbal, sebaiknya dikonsultasikan ke dokter sebelum mengonsumsinya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wow, Kulkas Jessica Simpson Penuh dengan ASI Perah

Wow, Kulkas Jessica Simpson Penuh dengan ASI Perah

Lifestyle | Selasa, 04 Juni 2019 | 13:27 WIB

Peneliti Ungkap ASI Ibu Pengaruhi Kekebalan Tubuh Anak Jangka Panjang

Peneliti Ungkap ASI Ibu Pengaruhi Kekebalan Tubuh Anak Jangka Panjang

Health | Senin, 03 Juni 2019 | 13:10 WIB

Jokowi Ungkap Rahasianya Agar Tetap Tampil Prima, Rutin Minum Ramuan Ini!

Jokowi Ungkap Rahasianya Agar Tetap Tampil Prima, Rutin Minum Ramuan Ini!

Health | Selasa, 21 Mei 2019 | 15:25 WIB

Terkini

Dua Terduga Pelaku Penistaan Agama Konser Musik Ancol Ditangkap, Status Segera Tersangka

Dua Terduga Pelaku Penistaan Agama Konser Musik Ancol Ditangkap, Status Segera Tersangka

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Serahkan Beasiswa Santri, Taj Yasin Dorong Integrasi STEM dan Nilai Pesantren

Serahkan Beasiswa Santri, Taj Yasin Dorong Integrasi STEM dan Nilai Pesantren

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Kaesang Incar Dapil Jateng V yang Jadi Basis PDIP, Begini Respons Santai Puan

Kaesang Incar Dapil Jateng V yang Jadi Basis PDIP, Begini Respons Santai Puan

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Jangan Andalkan APBD! Ini Strategi Media Lokal Hadapi Badai Efisiensi

Jangan Andalkan APBD! Ini Strategi Media Lokal Hadapi Badai Efisiensi

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Salju Abadi Puncak Jaya Hampir Punah, Apa yang Terjadi pada Gletser Papua?

Salju Abadi Puncak Jaya Hampir Punah, Apa yang Terjadi pada Gletser Papua?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Tren Ngopi Makin Eksploratif, Dua Kreasi Ini Bikin Ritual Kopi di Rumah Lebih Seru

Tren Ngopi Makin Eksploratif, Dua Kreasi Ini Bikin Ritual Kopi di Rumah Lebih Seru

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Dampak Domino AI di Depan Mata: Panduan Cerdas Beli Gadget Sebelum Harga Makin 'Gila'

Dampak Domino AI di Depan Mata: Panduan Cerdas Beli Gadget Sebelum Harga Makin 'Gila'

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:02 WIB

Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah di Kedokteran Gigi

Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah di Kedokteran Gigi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:02 WIB

BRI Dominasi Penyaluran KUR di Lampung Sepanjang Semester I 2026

BRI Dominasi Penyaluran KUR di Lampung Sepanjang Semester I 2026

Bri | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:01 WIB

HUT RI ke-81: KAI Beri Diskon Tiket Ekonomi 17 Persen, Berlaku Mulai 14 Agustus 2026

HUT RI ke-81: KAI Beri Diskon Tiket Ekonomi 17 Persen, Berlaku Mulai 14 Agustus 2026

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×