Array

Pangeran William Didik George Jadi Anak Penolong, Psikolog Ungkap Caranya

Minggu, 09 Juni 2019 | 16:55 WIB
Pangeran William Didik George Jadi Anak Penolong, Psikolog Ungkap Caranya
Pangeran William didampingi Pangeran George dan Putri Charlotte menjenguk anggota baru keluarga mereka. [AFP]

Suara.com - Sudah bukan rahasia lagi apabila Pangeran William dan Kate Middleton menginginkan ketiga anaknya untuk memiliki masa kanak-kanak normal.

Inilah sebabnya Pangeran William dan Kate selalu mengajarkan anak-anaknya hal kecil, salah satunya saling membantu.

Meski seorang bangsawan, anak tertua dari Duke dan Duchess of Cambridge ini tidak segan untuk membantu pelayannya.

Seperti baru-baru ini seorang sumber kerajaan mengatakan bagaimana George dengan senang hati membantu membawakan barang belanjaan yang dipesan Kate pada staf pengirim dari toko Waitrose ke Anmer Hall, rumah mereka di Norfolk.

"Sangat jarang ada orang yang menawarkan bantuan untuk membawakan barang ke dalam (rumah)... Jadi staf pengiriman Waitrose terkejut dan senang disambut oleh Pangeran George dan Pangeran William," tutur koresponden The Sun, Emily Andrews.

"George selalu membantu dan dia bertanya setiap kali apa yang bisa dia bawa untuk mereka. Dia adalah anak yang sangat ingin tahu. Mereka memberinya tas yang lebih ringan. Itu menunjukkan betapa William rendah hati dan bahwa dia ingin putranya tumbuh dengan sopan dan membantu orang lain,” sambungnya.

Pangeran George (Instagram)

Seorang psikolog Harvard dengan sekolah pascasarjana pendidikan, yang menjalankan proyek Making Caring Common, Richard Weissbourd, mengungkapkan ada beberapa cara untuk membesarkan anak agar mereka menjadi anak baik.

1. Jadikan kepedulian pada orang lain sebagai prioritas

Anak-anak perlu mendengar kepedulian pada orang lain adalah prioritas dari orang tua mereka.

Pastikan anak-anak Anda memperlakukan orang lain dengan hormat, bahkan ketika mereka terganggu, lelah atau bahkan marah.

2. Berikan kesempatan pada Anak untuk berlatih peduli dan bersyukur

Anak-anak membutuhkan latihan untuk peduli pada orang lain dan mengungkapkan rasa terimakasih pada mereka yang telah mempedulikannya dan berkontribusi dalam hidup orang lain.

3. Perluas lingkaran

Hampir semua anak mempunyai lingkaran (pergaulan) yang mereka dalam keluarga atau teman. Tantangan orang tua adalah untuk membuat anak-anak peduli pada orang di luar lingkaran mereka. Seperti anak baru di kelas atau tetangga baru.

“Anak-anak tidak dilahirkan hanya baik atau buruk dan kita seharusnya tidak pernah menyerah pada mereka. Mereka membutuhkan orang dewasa yang akan membantu mereka menjadi peduli, hormat, dan bertanggung jawab atas komunitas mereka di setiap tahap masa kecil mereka,” tulis para peneliti, dilansir Washington Post.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI