75 Orang Diduga Keracunan Ikan Pindang, Ternyata Begini Gejalanya!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 25 Juni 2019 | 18:45 WIB
75 Orang Diduga Keracunan Ikan Pindang, Ternyata Begini Gejalanya!
Gejala keracunan ikan (Pixabay/muo)

Suara.com - Beberapa hari lalu, sebanyak 75 orang di Desa Sangiang Kecamatan Mancak Kabupaten Serang, Banten, mengalami keracunan yang diduga berasal dari masakan ikan pindang.

Gigi Yanti, Kepala Puskesmas Mancak yang menangani kasus keracunan 75 orang saat itu pun sempat khawatir jika jumlah korban semakin bertambah.

Di sisi lain, ia juga belum mengetahui pasti penyebab keracunan puluhan warga Mancak karena masih menunggu hasil uji laboratorium.

Sementara itu, warga menduga penyebab keracunan puluhan orang di Mancak akibat masakan ikan pindang. Uwad (55) seorang warga Desa Sangian mengatakan penjual makanan ikan pindang tersebut sudah belasan tahun berjualan.

"Sudah 15 tahunan itu dagang pindang asam, sudah tahunan jualan. Sebelumnya belum pernah ada yang keracunan," kata Uwad yang sedang megantar kerabatnya berobat di posko kesehatan.

Penyebab keracunan puluhan warga Mancak memang belum bisa dipastikan karena konsumsi ikan pindang.

Meski demikian terkait kasus tersebut, tampaknya masyarakat perlu mengetahui informasi seputar keracunan ikan. Sebab, risiko keracunan ikan ini masih sering diabaikan oleh banyak orang.

Sebanyak 39 warga Kampung Pasir Gadung, Desa Sangiang dirawat di Puskesmas Mancak akibat keracunan ikan pindang. [Suara.com/Yandhi Deslatama]
Sebanyak 39 warga Kampung Pasir Gadung, Desa Sangiang dirawat di Puskesmas Mancak akibat keracunan ikan pindang. [Suara.com/Yandhi Deslatama]

Melansir dari Johns Hopkins Medicine, ada beberapa spesies ikan beracun meskipun dimasak dengan baik. Spesies ikan ini termasuk kerapu, barakuda, belut moray, kakap merah, kakatua, surgeofish dan lainnya.

Jenis ikan lainnya juga bisa mengandung racun tapi pada waktu yang tidak terduga, termasuk ikan air hangat dan terumbu tropis.

baca juga

Secara umum, ikan mengandung racun ini tidak berbau. Bahkan memasak, merendam, membekukan, dan merebusnya belum tentu menghilangkan racunnya.

Gejala keracunan ikan biasanya muncul beberapa menit hingga 5 jam setelah mengonsumsinya. Adapun gejala awal keracunan ikan yang paling umum adalah berikut ini.

1. Mual

2. Muntah

3. Diare berair

4. Sakit kepala

5. Mati rasa dan kesemutan di area mulut

Ilustrasi keracunan makanan. (Shutterstock)
Ilustrasi keracunan makanan. (Shutterstock)

Pada kondisi yang lebih parah, orang mungkin akan menderita sakit otot, pusing, sensasi perubahan suhu dingin dan panas, detak jantung tak beraturan hingga tekanan darah rendah.

Gejala keracunan ikan ini biasanya sembuh dalam beberapa hari dan bisa bertahan hingga 1 bulan. Oleh karena itu, orang yang mengalami keracunan ikan sebaiknya segera dilarikan ke dokter atau rumah sakit untuk mendapat pengobatan secepatnya sebelum makin parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebanyak 39 Warga Kampung Pasir Gunung Keracunan Ikan Pindang

Sebanyak 39 Warga Kampung Pasir Gunung Keracunan Ikan Pindang

Banten | Rabu, 19 Juni 2019 | 23:41 WIB

Ditakuti Banyak Orang, Racun Kalajengking Justru Ampuh Obati Penyakit TBC

Ditakuti Banyak Orang, Racun Kalajengking Justru Ampuh Obati Penyakit TBC

Health | Selasa, 18 Juni 2019 | 19:40 WIB

Kisah 'Sadis' Perawat Jane Toppan Bunuh 31 Pasien Demi Gairah Seksual

Kisah 'Sadis' Perawat Jane Toppan Bunuh 31 Pasien Demi Gairah Seksual

News | Selasa, 16 April 2019 | 14:56 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×