Minum Jus Tomat Bisa Menurunkan Tensi Darah? Ini Hasil Studinya

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Kamis, 01 Agustus 2019 | 15:47 WIB
Minum Jus Tomat Bisa Menurunkan Tensi Darah? Ini Hasil Studinya
Ilustrasi jus tomat. (Pixabay/rawpixel)

Suara.com - Minum Jus Tomat Bisa Menurunkan Tensi Darah? Ini Hasil Studinya.

Buah dan sayuran tertentu dianjurkan untuk Anda yang memiliki hipertensi yang tinggi. Nah, salah satunya menurut studi terbaru dalam jurnal Food Science & Nutrition adalah dengan jus tomat.

Minum jus tomat dipercaya dapat membantu pengidap hipertensi menurunkan tekanan darah sekaligus mengurangi risiko penyakit jantung. Baca terus untuk penjelasan lengkapnya.

Hipertensi merupakan pembunuh diam-diam karena kehadiran gejalanya jarang disadari sampai setelah terjadi komplikasi. Jika tidak mendapat penanganan, hipertensi berpotensi menyebabkan stroke, penyakit jantung koroner (PJK), diabetes, gagal ginjal, hingga kebutaan.

Dari seluruh kemungkinan komplikasi tersebut, stroke (51 persen) dan PJK (45 persen) merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia akibat hipertensi. Menurut data Sample Registration System (SRS) tahun 2014, yang juga dikutip dari depkes.go.id, hipertensi dengan komplikasi menjadi penyebab kematian nomor lima pada semua kelompok umur di Indonesia.

Fakta bahwa hipertensi kerap menjadi silent killer membuat banyak ahli terus melakukan penelitian guna mencari obat paling mujarabnya. Termasuk asupan nutrisi yang baik dikonsumsi pengidap. Seperti temuan dari Tokyo Medical and Dental University, Jepang, dan Tucson Plant Breeding Institute dilansir dari Hello Sehat. 

Partisipan studi terdiri dari 184 laki-laki dan 297 perempuan yang memiliki kadar kolesterol LDL tinggi. Memiliki kolesterol LDL tinggi membuat mereka berisiko mengalami hipertensi, penyakit jantung, dan pembentukan plak di arteri (ateroskelrosis).

Mereka diharuskan untuk minum 1 gelas jus tomat murni (tanpa garam, gula, dan pemanis tambahan lain) setiap hari selama 12 bulan berturut-turut untuk melihat efeknya dalam menurunkan tekanan darah. Jumlah jus tomat yang diminum harus dicatat rutin dan laporan diberikan pada peneliti setiap tiga bulan.

Hasilnya, 94 partisipan yang tidak pernah mendapatkan pengobatan hipertensi mengalami penurunan tekanan darah cukup signifikan.

Tekanan darah sistolik berubah dari 141,1 mmHg menjadi 137 mmHg. Sementara tekanan darah diastolik menurun dari 83,3 mmHg menjadi 80,9 mmHg. Penelitian juga menemukan adanya penurunan kadar kolesterol yang semula 155 mg/dL menjadi 149,9 mg/dL.

Meski terlihat berpotensi baik sebagai cara menurunkan tekanan darah yang alami, penelitian tersebut tidak mempertimbangkan pola makan setiap partisipannya di luar konsumsi jus tomat harian.

Artinya, bisa saja penurunan tekanan darah dipengaruhi oleh perubahan pola makan selain karena jus tomat.

Selain itu, penelitian tidak melakukan perbandingan dengan dua kelompok berbeda, yaitu kelompok dengan kadar kolesterol tinggi dan tidak mengonsumsi jus tomat.

Jadi, masih dibutuhkan penelitian lanjutan untuk membuktikan kebenaran manfaat jus tomat untuk menurunkan tekanan darah.

Tapi tidak adalah salahnya mencoba karena banyak manfaat dari tomat selain menurunkan hipertensi tentunya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi : Perempuan yang Gagal Jalani Bayi Tabung Ternyata Bisa Hamil Alami

Studi : Perempuan yang Gagal Jalani Bayi Tabung Ternyata Bisa Hamil Alami

Health | Jum'at, 26 Juli 2019 | 13:02 WIB

Studi Sebut Wanita Lebih Rentan Alami Cedera saat Kecelakaan, Kok Bisa?

Studi Sebut Wanita Lebih Rentan Alami Cedera saat Kecelakaan, Kok Bisa?

Health | Sabtu, 13 Juli 2019 | 14:25 WIB

Laki-laki atau Perempuan yang Lebih Suka Pamer Pasangan? Ini Hasil Studi

Laki-laki atau Perempuan yang Lebih Suka Pamer Pasangan? Ini Hasil Studi

Lifestyle | Kamis, 11 Juli 2019 | 19:53 WIB

Terkini

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB