Butuh Kesabaran Ekstra, Begini Cara Ajarkan Anak Autis Makan yang Benar

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 13:27 WIB
Butuh Kesabaran Ekstra, Begini Cara Ajarkan Anak Autis Makan yang Benar
Ilustrasi anak autis sedang makan (shutterstock)

Suara.com - Mendidik dan mengasuh anak autis seperti anak sulung Dian Sastrowardoyo tentu bukan hal yang mudah. Anda memerlukan kesabaran ekstra dalam menghadapi tingkah laku mereka.

Autism spectrum disorder (ASD) adalah gangguan perkembangan yang memengaruhi anak-anak autis berinteraksi dan berkomunikasi.

Anak-anak autisme akan mengalami kesulitan ketika berhubungan atau berkomunikasi dengan orang lain. Mereka juga akan mengalami kesulitan melakukan kontak mata, sering menarik diri hingga tidak tertarik secara sosial.

Meskipun autisme tidak ada obatnya, Anda sebagai orangtua masih memiliki harapan melalui perawatan yang tepat. Terapi tersebut akan membantu tumbuh kembang anak autis dalam berinteraksi dan lainnya.

Namun, Anda juga tetap harus memahami pola asuh dan didik yang khusus untuk anak autis di rumah. Salah satunya dalam hal mengajarkan anak autis makan yang benar.

Melansir dari National Autistic Society, beberapa anak autis mungkin sangat sensitif terhadap tekstur, rasa hingga bau makanan tertentu.

Ilustrasi anak autisme. (Shutterstock)
Ilustrasi anak autisme. (Shutterstock)

Bahkan, ada pula yang takut mencoba makanan baru. Akibatnya, mereka terlalu aktif dan sulit duduk tenang di kursi meja makannya.

Dalam situasi ini Anda perlu melakukan cara khusus untuk menenangkannya agar mereka mau mengonsumsi makanannya.

1. Pujilah lebih dulu kemampuan mereka yang semakin maju atau hebat.

2. Latih mereka duduk di kursinya sendiri lalu perkenalkan orang lain yang duduk di sekitarnya secara perlahan.

3. Berikan sesuatu yang menghibur untuk menarik perhatian dan fokusnya.

Ilustrasi autisme. (Shutterstock)
Ilustrasi autisme. (Shutterstock)

4. Setelah tenang, mulailah beri mereka makan yang disukai dan secara bertahap kenalkan dengan makanan baru.

5. Jangan marah ketika anak autis menolak makanannya dan meninggalkan meja makan, cukup keluarkan piringnya.

6. Jangan melarang mereka menggunakan tangan selama makan. Anda hanya perlu kesabaran ekstra dalam memperkenalkan peralatan makan seiring berjalannya waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Sulungnya Autisme, Yuk Petik Cara Dian Sastro Menanganinya

Anak Sulungnya Autisme, Yuk Petik Cara Dian Sastro Menanganinya

Health | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 05:45 WIB

Dian Sastro Akui Putranya Mengidap Autisme, Ini Tujuh Cirinya

Dian Sastro Akui Putranya Mengidap Autisme, Ini Tujuh Cirinya

Health | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 07:25 WIB

Cerita Pengalaman Dian Sastro saat Tahu Putra Pertamanya Terkena Autis

Cerita Pengalaman Dian Sastro saat Tahu Putra Pertamanya Terkena Autis

Entertainment | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 00:51 WIB

Informasi yang Tepat Bantu Tumbuh Kembang Penyintas Autisme

Informasi yang Tepat Bantu Tumbuh Kembang Penyintas Autisme

Health | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 19:38 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB