Kanker Payudara yang Menyerang Laki-laki Bisa Lebih Berbahaya

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 28 Agustus 2019 | 16:31 WIB
Kanker Payudara yang Menyerang Laki-laki Bisa Lebih Berbahaya
Ilustrasi dada atau payudara lelaki. (Shutterstock)

Suara.com - Meski kanker payudara identik dengan perempuan, tapi faktanya jenis kanker ini juga bisa menyerang kaum lelaki. Bahkan, ketika kanker payudara menyerang lelaki, efeknya bisa lebih berbahaya dibanding perempuan.

"Kanker payudara itu penyakit keluarga, begitu banyak yang terkena perempuan, 12 berbanding 1 (yang terkena. Tapi, penyakit yang salah tempat ini akan lebih fatal akibatnya, saat laki-laki kena kanker payudara, kelar hidupnya," ujar Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hermatologi Onkologi Medik, Dr.dr.Andhika Rachman, SpPD-KHOM, dalam acara diskusi media bersama Roche di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (28/8/2019)

Ini karena pada laki-laki, payudara tidak bertumbuh. Lalu saat sel kanker menyerang payudara, sel kanker akan langsung menyasar otot dan bagian kulit dada. Akibatnya, tidak ada penghalang dan membuat sel kanker lebih cepat menyasar tubuh bagian dalam seperti paru-paru.

Dr. Andhika membenarkan kasus kanker payudara laki-laki sangat jarang terjadi. Selama ia berpraktik sebagai dokter, hanya terjadi 200 kasus kanker payudara pada laki-laki selama 10 tahun. Mirisnya, kanker baru terdeteksi setelah stadium lanjut, stadium 3 hingga 4.

"Kanker payudara laki-laki ini paling jarang diutak-utik, karena memang jarang sekali ketemu. Dalam 10 tahun, saya mendapatkan 200 pasien (lelaki), kebanyakan memang sudah datang stadium lanjut, sudah terjangkit ke yang lain, terutama paru-paru," jelasnya.

Seperti pada perempuan, kanker payudara pada laki-laki gejalanya ada beberapa benjolan kecil yang nyeri di bagian dada atau tepatnya bagian puting. Harusnya, deteksi dini pada laki-laki lebih mudah, karena mudah terlihat dibanding pada perempuan yang tertutup lemak karena payudara yang bertumbuh.

"Awalnya datang dengan keluhan, kalau di perempuan di puting, benjolan muncul di situ. Bisa juga akibat infeksi, tapi ini perlu di follow up. Tapi memang jauh lebih simpel untuk memburuk (kanker payudara lelaki) dibandingkan dengan kanker payudara perempuan," pungkas Dr. Andhika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Kanker Payudara, Yuk Lakukan Sadari dan Sadanis Secara Rutin

Cegah Kanker Payudara, Yuk Lakukan Sadari dan Sadanis Secara Rutin

Health | Minggu, 25 Agustus 2019 | 21:54 WIB

Benarkah Akar Bajakah Bisa Jadi Obat Kanker? Ini Respons Peneliti FKUI

Benarkah Akar Bajakah Bisa Jadi Obat Kanker? Ini Respons Peneliti FKUI

Health | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 07:15 WIB

Disebut Bisa Sembuhkan Kanker Payudara, Ini Kandungan Tanaman Bajakah

Disebut Bisa Sembuhkan Kanker Payudara, Ini Kandungan Tanaman Bajakah

Health | Selasa, 13 Agustus 2019 | 21:15 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB